Monday, February 28, 2011
Aplikasi yang kompatibel dengan ponsel smartphone tersebut diklaim 100 persen akurat dalam membedakan antara kanker jinak dan kanker ganas. Hebatnya lagi, aplikasi tersebut hanya memerlukan waktu satu jam untuk mendiagnosis penyakit kanker, yang artinya, pasien tak perlu lagi menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk dapat hasilnya.
Para peneliti di Amerika Serikat juga mengatakan bahwa gadget tersebut bisa memudahkan dokter melacak seberapa efektif obat yang diberikan dalam melawan sel kanker pada tubuh pasien.
Dalam sebuah percobaan, aplikasi yang belum diberi nama itu punya keakuratan hingga 88 persen membedakan kanker atau tumor pada perut. Setelah beberapa tahap perkembangan, jurnal Science Translational Medicine pun melaporkan, aplikasi smartphone tersebut sudah mencapai tingkat akurasi 100 persen.
Cara kerja gadget yang dikembangkan di Massachusetts General Hospital, Boston tersebut adalah menghubungkan aplikasi ke smartphone menggunakan mesin miniatur MRI (Magnetic Resonance Imaging). Saat tes, pasien yang diduga menderita kanker perut diambil sampel rambutnya menggunakan jarum kecil.
Para peneliti kemudian menambahkan contoh antibodi untuk mengikat protein yang ditemukan dalam sel tumor perut. Partikel kecil magnet kemudian dipasang ke antibodi.
Magnet tersebut lalu dimasukkan dalam mesin MRI untuk menstimulasi molekul dalam sample tersebut, membuatnya bergetar. Semakin kencang molekul bergetar, maka semakin besar kemungkinan pasien tersebut mengidap kanker.
"Aplikasi untuk smartphone ini merupakan alat yang mudah digunakan bagi para dokter, karena bentuknya yang mudah digenggam dan ditempatkan di ruangan kecil," ujar Dr Cesar Castro, salah satu tim peneliti, seperti dikutip dari Daily Mail.
Sumber : us.wolipop.com
Labels: Info, Perkembangan Medis
Baca Selengkapnya...