Saturday, March 16, 2013
Kaifan, Kuwait. Tanggal 13 Maret 2013, tepatnya hari Rabu lalu diadakan ramah tamah silaturahmi pihak Menakertrans beserta jajarannya dengan berbagai perwakilan organisasi masyarakat Indonesia di Kuwait, termasuk perwakilan organisasi Perawat Indonesia di Kuwait(INNA-K).

Pada kesempatan tersebut, perwakilan INNA-K menyampaikan berbagai permasalahan terkait hal yang menyangkut seluruh anggota Perawat khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Adapun secara singkat laporan yang dapat disampaikan dari hasil pertemuan tersebut antara lain :
Demikianlah ringkasan laporan hasil pertemuan perwakilan INNA-K dalam ramah tamah bersama Menakertrans beserta jajarannya, Terimakasih atas perhatian semua pihak untuk kebaikan bersama dan semoga apa yang akan ditindak lanjuti berpihak kepada kita semua selaku tenaga kerja luar negeri yang konon disebut sebagai Pahlawan Devisa.
By. Masitoh Kaka

Pada kesempatan tersebut, perwakilan INNA-K menyampaikan berbagai permasalahan terkait hal yang menyangkut seluruh anggota Perawat khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Adapun secara singkat laporan yang dapat disampaikan dari hasil pertemuan tersebut antara lain :
- Salah satu isu yang diagendakan oleh Menakertrans dalam pertemuan bilateral bersama Menaketrans dan pemerintah kuwait adalah soal permasalahan perawat yang erat kaitannya dengan requirement perawat dari Indonesia.
- Tim Verifikasi Ijazah telah menyampaikan kepada pihak Menakertrans perihal laporan, baik secara verbal maupun secara tertulis mengenai permasalahan perawat Indonesia di Kuwait yang kaitannya dengan kapasitas dan wewenang beliau selaku Menakertrans.
- Menyampaikan laporan perkembangan terbaru mengenai proses verifikasi Higher Education di Kuwait kepada Staff khusus Menakertrans (Abdul Wahid Maktub) yang mengatakan sangat konsen dengan permasalahan HE di Kuwait dan sangat ingin membantu sedapat mungkin dengan jalan menghubungkan dan mengkomunikasikan permasalahan ini ke instansi-instansi terkait di Indonesia.
- Seluruh organisansi masyarakat di Kuwait menyatakan penolakan diberlakukannya Kartu Tanda Kerja Luar Negeri (KTKLN), Namun demikian tetap ada opsi yang disampaikan misalnya saja jika tetap akan terus diberlakukan maka diminta untuk bisa mempermudah dengan dibuatnya KTKLN baru atau perpanjangan di KBRI masing-masing negara. Penolakan tersebut juga disampaikan secara tertulis dan diserahkan kepada Staff jajaran Menakertrans oleh salah satu perwakilan organisasi masyarakat Indonesia di Kuwait.
- Selanjutnya pihak Menakertrans, diwakilkan oleh Wahid Maktub menyampaikan "Salam appreciate" dan berpesan semoga perawat Indonesia selalu menjaga kekompakan anggota, pengurus INNA-K khususnya Tim Verifikasi Ijazah dalam memperjuangkan hak kebenaran status anggotanya.
Demikianlah ringkasan laporan hasil pertemuan perwakilan INNA-K dalam ramah tamah bersama Menakertrans beserta jajarannya, Terimakasih atas perhatian semua pihak untuk kebaikan bersama dan semoga apa yang akan ditindak lanjuti berpihak kepada kita semua selaku tenaga kerja luar negeri yang konon disebut sebagai Pahlawan Devisa.
By. Masitoh Kaka
Baca Selengkapnya...