<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2107064986175153332?origin\x3dhttps://inna-k.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K)


Sambutan Ketua INNA-K Periode 2012 - 2017
Selamat datang di website Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K).
INNA-K terbentuk pada tanggal 11 Mei 2006 dengan kepengurusan yang tersebar di beberapa region negara Kuwait. Persatuan Perawat Indonesia di Kuwait sebelumnya telah terhimpun dalam satu wadah organisasi yang bernama APIK (Assosiasi Perawat Indonesia di Kuwait) sejak tahun 1994, Berdasarkan musyawarah bersama yang dihadiri oleh kepengurusan organisasi periode 2006 - 2008 dan perwakilan anggota dari masing-masing region, Maka APIK berganti dengan nama INNA-K.

Website ini dibentuk dengan tujuan sebagai media informasi dan komunikasi melalui berbagi informasi dan berkomunikasi sesama Perawat tentang profile Perawat, Keperawatan dan Kesehatan dengan komunitas Keperawatan dan masyarakat luas, baik dalam lingkup Kuwait maupun International. Semoga kunjungan Anda bermanfaat dan dapat mengkomunikasikan informasi yang didapat pada rekan sejawat maupun masyarakat luas nantinya.

Atas nama Ketua Organisasi INNA/PPNI cabang Kuwait periode 2012 - 2017, Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungannya. Website ini jauh dari kesempurnaannya, saran dan komentar Anda untuk kesempurnaannya merupakan kontribusi yang berharga bagi kami. Website ini adalah milik kita bersama, untuk itu diharapkan kepada Anda untuk membantu menyebarluaskan website ini kepada rekan sejawat dan masyarakat luas. Selamat bertugas! Semoga menjadi amal ibadah kita semua.

    Hormat Kami,

    Zulkifli Abdullah Usin, SKM
Monday, May 11, 2015
Hari ini 11 Mei 2015, Organisasi Inna-k Ppni memasuki tahun ke-9 sejak terjadi peralihan nama dari organisasi sebelumnya. Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K) terbentuk pada tanggal 11 Mei 2006 dengan kepengurusan yang tersebar di beberapa region negara Kuwait dengan ketua sdr. Hendar Sunandar.


Persatuan Perawat Indonesia di Kuwait sebelumnya telah terhimpun dalam satu wadah organisasi yang bernama APIK (Assosiasi Perawat Indonesia di Kuwait) sejak 28 Juli 1994 yang saat itu di pimpin oleh sdr. Syaifoel Hardy. Berdasarkan musyawarah bersama yang dihadiri oleh kepengurusan organisasi periode 2006 - 2008 dan perwakilan anggota dari masing-masing region, Maka APIK berganti dengan nama INNA-K.

Selanjutnya dengan berbagai pertimbangan seluruh Pengurus Organisasi, maka di upayakan INNA-K bergabung menjadi bagian dari PPNI Pusat Jakarta di awal tahun 2007. Atas arahan dan masukan ibu Achir Yani S Hamid yang saat itu menjabat Pimpinan Pusat PPNI, INNA/PPNI Kuwait menjadi bagian Organisasi PPNI Perwakilan luar negeri yang pertama. Hal ini tidak lepas dari upaya Pengurus periode 2006 - 2008 sdr. Siswanto Muhtasor Muhammad (Ka.Umum INNA-K), sdr. Eko Priyanto (Ka. I INNA-K) untuk melanjutkan komunikasi Ketua INNA-K sebelumnya dengan PPNI Pusat.

Semoga Organisasi INNA/PPNI Kuwait dapat lebih maju, aktif dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh anggotanya. Untuk itu, dukungan dan partisipasi sangat diharapkan dari anggota berupa ide, saran dan pemenuhan kewajibannya. Think for Future, Do Together, Give the Best, and Get Success. SALAM PERAWAT!

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 11:12 AM | 1 comments ShareThis
Tuesday, July 23, 2013
Pada tanggal 12 Juli 2013, yang bertepatan dengan hari ke-4 Ramadhan telah diadakan acara "Buka Puasa Bersama" (BukBer) yang diselenggarakan oleh para anggota dan pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia Indonesian (PPNI) atau Indonesian National Nurses Association Sub.cabang Kuwait - Region Ahmadi di kediaman Asep Relly (Ka.Sub.Cabang PPNI/INN Kuwait).

Acara BukBer ini dihadiri langsung oleh Ketua PPNI Kuwait Zulkifli Abdullah Usin serta sebagai tamu undangan yaitu Atman Samiden selaku Ketua Perwira (Persatuan Warga Indonesia di Region Ahmadi). Acara berlangsung dengan baik secara kekeluargaan, dihadiri oleh lebih dari 30 orang.

Pada kesempatan acara menjelang BUKBER tersebut, Ketua PPNI/INNA cabang Kuwait Zulkifli melakukan serah terima Kartu Tanda Anggota (KTA) PPNI untuk wilayah region Ahmadi kepada Asep Relly yang kemudian beliau sebagai Ka.Sub.Cabang PPNI/INNA Kuwait Region Ahmadi menyerahkannya kepada rekan Perawat yang tercatat menjadi anggota disekretariatan INNA-K.



Region Ahmadi mendapatkan kesempatan pertama sebagai wilayah launchingnya KTA PPNI di Kuwait. Selanjutnya secara bergilir akan dibagikan diwilayah-wilayah lainnya, terutama saat dilangsungkannya BUKBER oleh perwakilan pengurus diregion tersebut. Alhamdulillah, hal yang ditunggu yaitu Kartu Tanda Anggota (KTA) bisa segera dimiliki oleh para anggota Organisasi PPNI/INNA cabang luar negeri yang pertama.

Acara BukBer kemudian dilanjutkan dengan sholat maghrib berjama'ah. Selain menjalin silaturahmi, pembagian KTA, acara BukBer juga menjadi ladang amal bagi yang hadir untuk beramal menggalang dana bagi saudara-saudara ditanah air yang terkena musibah bencana khususnya di Aceh.


Zulkifli merupakan salah satu anggota Tim Panitia Pemilihan Luar Negeri 2014, maka pada acara tersebut beliau turut menyampaikan himbauan kepada mereka masyarakat Indonesia yang hadir pada acara BukBer tersebut untuk segera mendaftarkan diri apabila ada pendataan calon pemilih. Beliau berpesan kepada yang hadir, agar seluruh anggota PPNI/INNA cabang Kuwait turut berpartisipasi pada proses pemilihan dengan menggunakan hak pilihnya saat berlangsung pesta demokrasi 5 tahun sekali tersebut (2014).

Selanjutnya ketua INNA-K menyampaikan schedule acara BukBer yang Insya Allah akan diadakan atau diisi oleh kegiatan INNA Kuwait, yaitu acara tanggal 26 Juli 2013 di Masjid Indonesia - Kuwait (Reggae). Rencananya kegiatan tersebut melibatkan kepengurusan wilayah region Reggae, Farwaniya dan Hawally. Sedangkan Region Jahra, berencana mengadakan BukBer diwilayahnya sendiri pada hari yang sama dengan bekerjasama oleh PMIJ (Persatuan Masyarakat Indonesia Jahra).

Semoga semua amal ibadah kita terutama di bulan ramadhan ini diterima dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Subhanallahi Wa Ta'ala....amin

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 6:58 PM | 0 comments ShareThis
Monday, July 8, 2013
Kepada Seluruh Anggota PPNI - INNA cabang Kuwait : Kami pengurus organisasi mengadakan acara "Peduli Indonesia" dalam rangka membantu saudara kita ditanah air yang mengalami musibah gempa Bumi di Aceh, Maka kami menghimpun dana solidaritas. Selengkapnya baca disini :




Atas partisipasinya kami selaku Pengurus INNA-K,khusus Bidang Kesejahteraan mengucapkan terimakasih semoga amal ibadah kita sekalian diterima Allah SWT. Aamiin.

Selanjutnya kami beritahukan kepada rekan-rekan perawat anggota PPNI - INNA Kuwait, bagi yang belum selesai formalitas verifikasinya bisa hubungi pengurus region masing-masing (gambar di atas). INNA-K akan mengadakan pengurusan Higher Education secara kolektif, daftarkan diri Anda dan selesaikan proses administrasi terkait proses tersebut.

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 3:43 PM | 0 comments ShareThis
Sunday, May 5, 2013
Mangaf, Kuwait.Setelah sukses dengan pelaksanaan "Indonesian Nurses and Family Gathering" 26 Januari awal tahun ini yang dihadiri tidak hanya oleh Perawat, Kepengurusan organisasi Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K) yang diketuai oleh Zulkifli Abdullah Usin merencanakan kegiatan besar lainnya sesuai program INNA-K periode 2012 -2017.

Program tali silaturahmi serta pelaksanaan peran dan fungsi organisasi terhadap anggotanya menjadi topik agenda dipertengahan bulan Mei ini, tepatnya tanggal 11 Mei 2013 dengan judul "The 1st Annual Meeting INNA-K 2013". Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut perayaan Hari Perawat Sedunia (International Nursing Day) yang ditetapkan pada setiap tanggal 12 Mei, yaitu hari kelahiran Florence Nightingale sebagai tokoh reformasi yang menemukan dan mempraktekkan tindakan keperawatan modern (Modern of Nursing Care) pada tahun 1853.

Pada waktu pelaporan pertanggungjawaban kepanitiaan acara fun dan family gathering (2 Maret 2013), di akhir acara langsung dibentuk kepanitiaan penyelenggaraan acara selanjutnya yang diketuai oleh Ns. M.Robby Fajar Cahaya, SKep., CBWT. Pada perencanaan tersebut, kepengurusan INNA-K sepakat mangangkat tema "Pengenalan Program Kerja dan Verifikasi Ijazah" yang sudah bertahun-tahun menjadi kendala dan kekhawatiran bagi sebagian besar Perawat Indonesia yang bekerja di Kementerian Kesehatan Kuwait.

Proses pelaksanaan rencana besar tersebut telah membuahkan kesepakatan bersama melalui beberapa kali rapat pertemuan kepanitiaan yang juga diwakili oleh tim inti organisasi, untuk menjadikan judul acara "THE FIRST ANNUAL MEETING INNA-K 2013" dengan tema "Verifikasi Ijazah dan Langkah Maju INNA-K 2012 - 2017".

Adapun kegiatan acara akan diselenggarakan di wilayah Region Reggae, tepatnya di gedung Al-Jawhara School (disamping Billingual School) tertanggal 11 Mei 2013 pukul: 09.00 - 15.00 WK. Susunan acara telah disiapkan sedemikian rupa dengan garis besarnya sebagai berikut yang bisa dilihat pada brosur dibawah ini :

Klik pada gambar untuk memperbesarnya


Segenap panitia dan seluruh pengurus INNA-K berharap dukungan serta kehadiran rekan-rekan Perawat Indonesia yang berada di Kuwait untuk dapat berpartisipasi langsung dapat hadir diacara tersebut sebagai anggota yang juga memiliki tanggungjawab memberikan sumbang saran dan informasi terkait program kerja dan permasalahan verifikasi yang akan dihadapi bersama.



a/n. Ka. INNA-K dan Ka. Panitia

Terima Kasih.

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 1:20 PM | 0 comments ShareThis
Saturday, March 16, 2013
Kaifan, Kuwait. Tanggal 13 Maret 2013, tepatnya hari Rabu lalu diadakan ramah tamah silaturahmi pihak Menakertrans beserta jajarannya dengan berbagai perwakilan organisasi masyarakat Indonesia di Kuwait, termasuk perwakilan organisasi Perawat Indonesia di Kuwait(INNA-K).


Pada kesempatan tersebut, perwakilan INNA-K menyampaikan berbagai permasalahan terkait hal yang menyangkut seluruh anggota Perawat khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Adapun secara singkat laporan yang dapat disampaikan dari hasil pertemuan tersebut antara lain :

  1. Salah satu isu yang diagendakan oleh Menakertrans dalam pertemuan bilateral bersama Menaketrans dan pemerintah kuwait adalah soal permasalahan perawat yang erat kaitannya dengan requirement perawat dari Indonesia.

  2. Tim Verifikasi Ijazah telah menyampaikan kepada pihak Menakertrans perihal laporan, baik secara verbal maupun secara tertulis mengenai permasalahan perawat Indonesia di Kuwait yang kaitannya dengan kapasitas dan wewenang beliau selaku Menakertrans.

  3. Menyampaikan laporan perkembangan terbaru mengenai proses verifikasi Higher Education di Kuwait kepada Staff khusus Menakertrans (Abdul Wahid Maktub) yang mengatakan sangat konsen dengan permasalahan HE di Kuwait dan sangat ingin membantu sedapat mungkin dengan jalan menghubungkan dan mengkomunikasikan permasalahan ini ke instansi-instansi terkait di Indonesia.

  4. Seluruh organisansi masyarakat di Kuwait menyatakan penolakan diberlakukannya Kartu Tanda Kerja Luar Negeri (KTKLN), Namun demikian tetap ada opsi yang disampaikan misalnya saja jika tetap akan terus diberlakukan maka diminta untuk bisa mempermudah dengan dibuatnya KTKLN baru atau perpanjangan di KBRI masing-masing negara. Penolakan tersebut juga disampaikan secara tertulis dan diserahkan kepada Staff jajaran Menakertrans oleh salah satu perwakilan organisasi masyarakat Indonesia di Kuwait.

  5. Selanjutnya pihak Menakertrans, diwakilkan oleh Wahid Maktub menyampaikan "Salam appreciate" dan berpesan semoga perawat Indonesia selalu menjaga kekompakan anggota, pengurus INNA-K khususnya Tim Verifikasi Ijazah dalam memperjuangkan hak kebenaran status anggotanya.

Demikianlah ringkasan laporan hasil pertemuan perwakilan INNA-K dalam ramah tamah bersama Menakertrans beserta jajarannya, Terimakasih atas perhatian semua pihak untuk kebaikan bersama dan semoga apa yang akan ditindak lanjuti berpihak kepada kita semua selaku tenaga kerja luar negeri yang konon disebut sebagai Pahlawan Devisa.



By. Masitoh Kaka

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 1:07 AM | 0 comments ShareThis
Friday, February 22, 2013
KUWAIT CITY, FEBRUARI 2013
REGISTRASI ANGGOTA PPNI KUWAIT 


Seiring dengan adanya kepengurusan baru INNA-Kuwait 2012 s/d 2017 disertai dengan komitmen organisasi yang berinduk ke PPNI Pusat di Jakarta, oleh karena itu segala hal mengenai lingkup organisasi serta penataan organisasi PPNI Perwakilan Kuwait atau yang kita kenal INNA-K berkiblat ke PPNI Pusat di Jakarta terutama dalam kaitannya dengan Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga, sehingga kita akan terus bersinergi dengan PPNI Pusat dengan visi organisasi yaitu The Indonesian National Nurses Association is a strong voice for nursing, society and committed to the provision of quality professional nursing care in the public interest.

Pada Awal tahun ini 2013, kami PPNI Perwakilan Kuwait akan melakukan Registrasi serta pendataan Anggota ataupun Non anggota INNA-K dimana tujuan registrasi anggota salah satunya adalah  untuk mendata jumlah anggota kami di kuwait, sehingga apabila terjadi permasalahan yang terjadi pada anggota kami, maka kami selaku organisasi yang menaungi akan selalu mendukung secara optimal kepada setiap anggota. INNA-K dalam hal ini bisa lebih fokus melaksanakan program kerja dalam jangka waktu lima tahun ke depan, dimana salah satu program kerja kami adalah mensukseskan Verifikasi Ijazah Perawat Indonesia di kuwait.

Besar harapan program Registrasi dan pendataan Anggota ini bisa berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari semua Insan Perawat Indonesia di Kuwait. Adapun Registrasi dilaksanakan sampai dengan tanggal 28 Februari 2013, dan kepada semua Masyarakat perawat Indonesia yang akan mendaftarkan diri nya menjadi anggota INNA-K bisa menghubungi Tim Registrasi/Verifikasi ataupun Sekretaris Region.


Sekretaris PPNI Kuwait


Rana Purnama Lahardi SKep


Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 5:54 AM | 0 comments ShareThis
Monday, January 28, 2013
Reggae, Kuwait. Pada tanggal 26 Januari 2013, Tepatnya hari Sabtu yang baru saja berlalu telah dilaksanakan acara Fun Day bagi masyarakat Indonesia di Kuwait. Acara kumpul bersama yang bertema "Indonesian Nurses and Family Gathering" tersebut dihadiri lebih dari 500 orang yang datang silih berganti sejak pukul 10.00 WK - 15.00WK.

Pada awalnya panitia dari organisasi INNA-K merencanakan kegiatan tersebut untuk silaturahmi sesama profesi Perawat di Kuwait, namun melihat antusias masyarakat yang bukan perawat cukup besar untuk dapat berbagi hiburan dan kegembiraan bersama maka acara tersebut dibuka untuk umum.



Acara yang berlangsung meriah tersebut dibuka oleh Ferry Adamhar selaku Duta Besar Republik Indonesia di Kuwait. Selanjutnya sambutan dari Ketua Umum INNA-K Zulkifli Abdullah dan dilanjutkan sambutan Ketua Panitia acara Sybli El Faris. Sebelum meninggalkan lokasi acara, Duta besar beserta jajarannya meninjau satu persatu stand bazar masakan dan makanan Indonesia yang terdiri dari 10 stand.





Berbagai menu masakan Indonesia disajikan peserta bazar, diantaranya Pempek Palembang, Bakso, Bubur Ayam, Keredok, Siomay, Martabak, Batagor, Berbagai jenis tape, Lontong sayur, Sate, Semur Jengkol, Chicken Dumpling, serta berbagai kue khas Indonesia.




Kegiatan berlangsung ramai dan meriah, terutama saat perlombaan games dimulai, baik untuk anak-anak, dewasa, maupun per keluarga dan tidak ketinggalan games dari tim panitia acara. Pembagian hadiah yang telah disediakan panitia dan souvenir yang diterima dari pihak sponsor acara dibagi menjadi dua tahapan, tahap pertama diberikan saat menjelang istirahat sholat zuhur kepada pemenang games sebelumnya. Setelah jeda waktu zuhur selesai, perlombaan diteruskan kembali hingga pembagian hadiah tahapan kedua diberikan.





Puji syukur Alhamdulillah acara berlangsung sukses, Kami selaku panitia acara serta pengurus INNA-K pada umumnya mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank Negara Indonesia (BNI) dan juga Bahrain Exchange Company (BEC) selaku sponsor yang mendanai kegiatan ini dan pihak lain yang turut membantu. Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada tamu undangan, peserta bazar serta semua yang hadir dimana turut memeriahkan acara kita bersama tersebut.








INNA-K Bidang Informasi, Kesejahtaraan, Olahraga.

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 4:34 PM | 0 comments ShareThis
Thursday, January 3, 2013
Jabriya, Kuwait. Pada hari Rabu, tanggal 2 January 2013 Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA –K, red) membuka kegiatan di tahun baru dengan mengadakan kegiatan Training Basic Life Support (BLS). Kegiatan perdana yang merupakan program kerja dari Departemen Pendidikan dan Training (DPdT) ini di gawangi oleh Mochamad Robby Fajar Cahya, Wendra Wijaya, Syaeful Satiri, Noerlaeli dan Arif, Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan sukses.


Kegiatan training ini merupakan hasil kerjasama antara DPdT INNA-K dan American Heart Association – Kuwait Medical Association (AHA-KMA), dilaksanakan di Sekretariat KMA Jabriya. Pelaksanaan training di mulai pada jam 16.00 – 21.00 WK, di buka oleh Dr. Adel Khalil yang merupakan Instruktur Paramedic dan juga menjabat sebagai Faculty AHA.

Kegiatan di awali dengan absensi peserta, perkenalan Instruktur dan peserta di lanjutkan dengan pemberian materi berupa CPR dengan 1 rescuer, penggunaan AED, CPR dengan 2 rescuer, CPR pada anak , CPR pada bayi , tehnik chooking selanjutnya diakhiri dengan write exam dan practice exam, Alhamdulillah semua peserta dinyatakan lulus 100 %.



Kegiatan training ini di hadiri oleh 9 peserta, yang merupakan para perawat yang bekerja di Rumah Sakit yang berada di Kuwait diantaranya : Achmad Syaid, Eka Nagari, Diana, Noerlaeli, Asep Pahrudin, Angger Larasayom, Taurina Widiyanti, Muhidin dan Anita.





Semua peserta merasa senang dan bangga karena mendapat pemahaman baru tentang cara melakukan BLS. Sukses untuk teman- teman semua diangkatkan 1. Mari kita tingkatkan Skill kita semua. Ditunggu untuk teman- teman yang lain di angkatan 2.



(Mr.FC-DPdT, 1/13).

Labels: , , , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 7:35 PM | 0 comments ShareThis
Wednesday, May 4, 2011
Delegasi Republik Indonesia (DELRI) yang seyogianya datang ke Kuwait sore ini atau besok tanggal 5 April 2011 dalam upaya penyelesaian masalah verifikasi Ijazah akhirnya resmi tertunda sampai waktu yang belum dipastikan. Hal tersebut membuat suasana hati sejumlah Perawat yang bermasalah semakin resah, terutama bagi 5 rekan Perawat yang saat ini telah harus meninggalkan Kuwait.

Hari ini Rabu pukul 16.30 WK, perwakilan INNA-K beserta Ketua Eko Priyanto mengadakan pertemuan dengan pihak KBRI yang dalam hal ini diwakili oleh Atase tenaga kerja Haryadi dan rekannya Budi sebagai Tim Verifikasi dari KBRI.. Adapun pokok pembicaraannya adalah mendengarkan penyampaian gagalnya pertemuan pihak KBRI dengan Higher Education (HE) pagi hari tadi.

Telah diberitakan kemarin bahwa lima rekan perawat yang dideportasi menghadap pihak HE dengan membawa salinan surat Nota Diplomatik dari Pemerintah RI. Tujuan mereka adalah mempertanyakan kelanjutan proses yang harus mereka jalani sekaligus membuatkan appointment pertemuan dengan pihak KBRI. Kedatangan mereka seolah menimbulkan sedikit kelegaan dimana informasi yang mereka terima bahwa pihak HE mempersilakan dan memberikan appointment keesokan harinya (hari ini).

Namun kenyataannya pagi ini perwakilan KBRI menemui jalan buntu karena pihak pejabat HE tidak bersedia untuk ditemui dengan alasan tidak adanya surat resmi perihal kedatangan mereka dari Kemenlu Kuwait. Akhirnya pihak KBRI beserta lima perawat kembali dengan hasil ZERO, bahkan mengenai surat Nota Diplomatik dari Pemerintah RI pun masih kabur. Apakah surat tersebut benar sudah masuk HE atau masih tertahan di Kemenlu Kuwait. Berdasarkan Konfirmasi dari pihak Kemenlu setelah dipertanyakan oleh Sekretaris Duta Besar RI (Magda) menyatakan bahwa Kemenlu Kuwait sudah menerima Nota Diplomatik terbaru dari Jakarta dengan Topik "Top Urgent".

Konon diberitahukan bahwa proses administrasi dan birokrasi di Kemenlu Kuwait berjalan lambat, hal tersebut jualah yang menyebabkan langkah KBRI mencoba langsung berkomunikasi dengan HE mengingat permasalahan bersifat URGENT untuk diselesaikan..

Delegasi Republik Indonesiapun yang rencananya dari Qatar akan datang langsung ke Kuwait akhirnya bertolak pulang ke Jakarta karena belum adanya respon dari Kemenlu Kuwait dalam hal kunjungan mereka. Harapan sebagian besar perawatpun atas kedatangan mereka dalam waktu dekat akhirnya pupus, bahkan bisa dipastikan sampai senin depan belum ada beritanya.

Sehubungan dengan kegagalan pihak KBRI menemui pejabat HE, mereka sesegera mungkin merencanakan dan mengadakan pertemuan dengan pejabat MOH Kuwait yang berkaitan mengeluarkan surat-menyurat deportasi. Tujuannya adalah berharap MOH Kuwait dapat memberikan kesempatan izin tinggal sampai proses klarifikasi berjalan di HE.

Bahkan pahitnya jika kelima perawat harus meninggalkan Kuwait dengan tidak adanya solusi, pihak KBRI akan berupaya mengusahakan agar pihak MOH Kuwait memberikan kesempatan mereka re-join dengan panggilan visa baru meskipun harus melalui tahapan formalitas awal kembali.

Demikianlah berita kelangsungan proses verifikasi ijazah untuk saat ini. Semoga besok yang juga masih hari kerja di Kuwait akan memberikan kita berita yang mencerahkan bagi pemecahan permasalahan yang terjadi.Amin...

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 6:37 PM | 0 comments ShareThis
Tuesday, May 3, 2011
Selamat datang sobat, semoga proses formalitasmu terlalui dengan lancar!

Sampai pagi hari ini permasalahan verifikasi ijazah yang menjerat sejumlah Perawat Indonesia di Kuwait belum juga terselesaikan, yang mana kabar gembirapun belum diterima dari pihak Higher Education (HE) Kuwait. Termasuk bagi 5 orang Perawat yang sudah menerima surat tahap DEPORTASI untuk segera meninggalkan Kuwait akhir bulan April 2011.

Namun demikian mereka tidak putus asa untuk membuktikan keabsahan Ijazah yang dimiliki, dan bukti bahwa Institusi Kesehatan yang meluluskan telah terakreditasi oleh pihak terkait di Pemerintah Indonesia. Rencananya hari ini ke 5 perawat tersebut akan menghadap pihak HE dengan membawa surat revisi (nota diplomatik) yang telah disiapkan Pemerintah Indonesia. Kedatangan mereka kesana sekaligus membicarakan appointment pertemuan dengan Duta besar KBRI dan delegasi Indonesia yang akan berkunjung ke Kuwait.

Permasalah verifikasi tidak hanya mencemaskan dan merugikan perawat Indonesia di Kuwait, akan tetapi kepercayaan Ministry of Health (MOH) Kuwait terhadap Pemerintahan Indonesia tentunya berkurang bahkan hilang dalam hal perekrutan perawat baru. Untuk tahun ini saja pemerintah Kuwait membutuhkan lebih dari 1500 Perawat, Akan tetapi daftar list kunjungan user ke Indonesia dicoret. Pihak Kuwait beralih kenegara India dan Philipina serta negara lain yang dianggap respon verifikasi ijazahnya lancar.

Meski Perawat Indonesia di Kuwait menghadapi kendala 'Rumet' (Baca: Rumit & Mumet) masalah verifikasi ijazahnya, Kedatangan perawat baru dari Indonesia di Kuwait tetap ada bulan April 2011 ini. Mereka datang dengan dua tahapan, awal bulan sejumlah 14 orang (11 pria, 3 wanita) dan tanggal 29 April 2011 sejumlah 11 orang (7 pria dan 4 wanita).

Gelombang pertama diberangkatkan oleh PJTKI PT. Binawan Inti Utama dan gelombang kedua diberangkatkan PT. Roll Internusa Mandiri (RIM). Kedatangan Perawat baru ditengah kemelut verifikasi ijazah ini diharapkan tidak memilki kendala selama proses formalitas administrasi di MOH Kuwait, sehingga tidak memecah perhatian para pengurus INNA-K dan KBRI yang sedang berupaya membantu penyelesaian varifikasi di HE dan MOH Kuwait.

Menurut informasi dari Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Pusrengun) yang merupakan sub unit dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan (BPPSDMK) diwilayah Hang-Jebat Jakarta, semua keberangkatan Perawat ke luar negeri akan segera dibenahi systemnya. Dimana setiap perawat harus menjalani test uji kompetensi sebelum berhadapan dengan pihak negara pengguna (User).

Pembenahan system yang dimaksud termasuk menyangkut pihak yang memberangkatkan, dimana harus mengantongi izin sebagai PJTKI resmi dari Pemerintah Indonesia. Bahkan direncanakan setiap perekrutan Perawat sebagai tenaga profesional akan melalui surat kesepakatan kerja atau memorandum of understanding (MOU) sebagai bentuk perlindungan kerja bagi TKI yang bersangkutan. Penerapan system ini sudah dilakukan pemerintah Indonesia dengan negara Jepang, Sedangkan dengan negara Qatar sedang dalam proses pembicaraan lanjutan.

Perawat baru yang datang di Kuwait bulan lalu merupakan bagian dari mereka yang lulus test perekrutan pihak User Kuwait pada tahun 2008 akhir. Keterlambatan ini disebabkan banyak faktor seperti pergantian jabatan, kesibukan mengurus kenaikan gaji perawat, dan konon disebutkan permasalahan verifikasi turut menghambat proses pembuatan visa bagi mereka.

Dengan kedatangan sejumlah Perawat baru ditengah kemelut permasalah verifikasi yang ada ini, berarti masih berjumlah sekitar 65 perawat lagi yang menanti kiriman visa keberangkatan mereka. Jumlah tersebut telah berkurang secara perlahan karena mundurnya yang bersangkutan karena tidak adanya kepastian waktu keberangkatannya.

Kami segenap Pengurus INNA-K sekali lagi mengucapkan selamat datang kepada rekan-rekan Perawat baru di Kuwait, selamat bergabung dengan kami semua. Diharapkan jika mendapatkan permasalahan selama proses formalitas segera diberitahukan dengan pihak INNA-K karena tidak bisa selalu mendampingi selama di MOH atau lainnya.

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 7:13 AM | 0 comments ShareThis
Wednesday, October 13, 2010
Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan dalam segala bidang kehidupan, salah satunya adalah di bidang perekonomian.

Kemajuan zaman dan pertumbuhan ekonomi di era globalisasi sangatlah berdampak langsung pada meningkatnya biaya kebutuhan hidup, Hal tersebut menuntut setiap orang untuk berusaha memenuhinya guna mencapai taraf kehidupan yang lebih sejahtera.

Bekerja sebagai karyawan perusahaan swasta ataupun pegawai pemerintah di Indonesia masih dirasakan banyak orang kurang cukup penghasilannya, sehingga tidak sedikit dari mereka yang mencoba memulai bentuk usaha mandiri maupun bekerja sama. Namun demikian, Memulai sebuah usaha bukanlah sesuatu yang mudah. Sehingga tidak sedikit dari mereka yang mengalami kegagalan dan putus asa.

Lalu bagaimana sebenarnya memulai dan menjalankan sebuah usaha agar dapat menjadi seorang yang sukses? Hal ini menjadi pertanyaan besar, terutama bagi mereka yang selalu takut untuk memulai dan menjalankan usahanya.

Bagi masyarakat Indonesia yang berada di Kuwait, Sebentar lagi mendapat kesempatan mengetahui lebih dalam cara gila jadi pengusaha! Aneh kedengarannya, namun itulah kenyataannya. Konon katanya, ini merupakan rahasia para MILYARDER di Indonesia.

INNA-K bekerjasama dengan seorang pakar bisnis (Purdi E Chandra) dan beberapa rekannya termasuk salah seorang rekan Perawat yang pernah bekerja di Kuwait yang telah menuai sukses dalam wirausahanya, Akan mengadakan seminar sehari dan diskusi panel yang bertajuk "Menggagas Entrepreneur untuk Masa Depan Indonesia".

Acara tersebut akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 6 November 2010 pukul 08.00 WK yang bertempat di Aula Gedung Jama’ah Ishlah Al Islamiyah, Rawdah - Kuwait.

Menurut Ketua INNA-K Eko Priyanto, Kegiatan tersebut merupakan realisasi salah satu peran dan fungsi organisasi INNA-K sebagaimana tercantum dalam AD/ART INNAK 2010 pada Bab IV Peran Dan Fungsi Organisasi - Pasal 2 yang berbunyi ; INNA-K berperan sebagai fasilitator dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dengan fungsi memfasilitasi pengembangan karir, perlidungan kerja, sistem penghargaan dan pengembangan kegiatan usaha.

Acara ini terbuka lebar bagi seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Kuwait. Informasi lebih lanjut, silakan lihat pada gambar dibawah ini : (klik 2x untuk memperbesarnya) :

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:32 PM | 0 comments ShareThis
Tuesday, September 14, 2010
Tepat pada Hari Raya Idul Fitri ke-2, Sabtu 11 September 2010 pagi hari pukul 05.20 WK sejumlah 28 orang Perawat Indonesia tiba di Bandara Internasional Kuwait. Kemudian disusul pada pagi hari ini, Selasa 14 September 2010 dengan sejumlah 8 orang Perawat yang juga tiba di Kuwait dengan jenis Pesawat yang sama (Kuwait Airways).



Mereka akan segera bergabung menjadi Staff Perawat Ministry Of Health (M.O.H) Kuwait setelah melelui tahapan formalitas administrasi dan check-up kesehatan tentunya. Semua diperkirakan akan menjalani tahapan formalitas bersamaan, meskipun kelompok yang datang tanggal 11 lalu telah memulai proses tersebut pagi hari tadi.


Seperti biasanya, kehadiran mereka dibandara Kuwait disambut oleh Pengurus INNA-K, perwakilan M.O.H dan para Perawat pendahulu yang datang sebelumnya. Kali ini kedatangan mereka tepat pada suasana Idul Fitri. Meskipun di Indonesia penuh kesedihan meninggalkan tanah air, sanak saudara, istri dan anak, namun pancaran kebahagiaan juga terlihat dari wajah-wajah baru tersebut yang merasa lega akhirnya barada di Kuwait setelah penantian panjang yang membimbangkan.


Dari jumlah 36 orang tersebut, mereka terdiri dari 23 pria dan 13 orang wanita. Selama menjalani proses formalitas, untuk pria ditempatkan di hostel Khaitan sedangkan wanita ditempatkan di hostel Salmiya.


Seperti kita ketahui bahwa sekitar 125 orang Perawat Indonesia yang telah lulus test ujian oleh User dari Kuwait pada tahun 2008 belum juga diberangkatkan setelah kehadiran kelompok terakhir sebelumnya 6 bulan yang lalu. Rangkaian kedatangan mereka di Kuwait dimulai sejak awal oktober 2009, yaitu setelah 1 tahun penantian keberangkatan.

Dengan demikian saat ini masih tersisa sekitar 90 orang lagi yang belum dapat dipastikan kapan keberangkatannya tiba. Kepada rekan-rekan sekalian yang baru tiba di Kuwait, Kami sebagai pengurus INNA-K mengucapkan selamat datang, semoga proses formalitas yang akan dihadapi berjalan lancar. Berusahalah untuk saling membantu satu sama lain sebagai sebuah Tim atau kelompok dalam penyelesaian masalah bersama, meskipun sebelumnya mungkin tidak saling kenal.

Bagi rekan-rekan yang masih berada di Indonesia, tidak bosan-bosannya kami menyampaikan saran untuk bersabar dalam penantian berangkat ke Kuwait. Percayalah bahwa semua ini ada hikmahnya, bisa jadi ketertundaan Anda merupakan hal yang terbaik yang di berikan Allah SWT.

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 3:42 PM | 0 comments ShareThis
Sunday, September 5, 2010
Surat Edaran Panitia Zakat INNA-K :

(klik 2x untuk perbesar dan print data)


Berikut adalah Form Pengisian Pembayaran Zakat :

(klik 2x untuk perbesar dan print data)

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 4:49 PM | 0 comments ShareThis
Friday, August 6, 2010
Reggae's Garden, Kuwait. Pengurus organisasi INNA-K sore tadi Jum'at, 6 Agustus 2010 mengadakan pertemuan di Taman Reggae dalam rangka pembahasan kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H. Sejumlah 13 orang hadir pada pertemuan tersebut mewakili sie dan koordinator dibidangnya masing-masing.

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H, INNA-K bermaksud mengadakan beberapa kegiatan yang diantaranya adalah sebagai berikut ;
  1. Buka Puasa Bersama
  2. Sholat Tarawih berjama'ah di KBRI
  3. Kepanitiaan Bazis (Badan Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh).
Acara rapat dimulai tepat pukul 17.00 WK yang dibuka oleh Sekretaris INNA-K Suhardi Mansyur, selanjutnya sambutan oleh Ketua INNA-K Eko Priyanto. Pada kesempatan tersebut Eko menyampaikan sekilas mengenai hikmah datangnya bulan suci Ramadhan bagi orang-orang yang berbuat amal kebaikan.

"Bulan Ramadhan bulan berganda. Setiap apa saja yang dilakukan akan mendapat balasan berganda, semoga niat baik kita sebagai pengurus INNA-K menjadikannya sebagai amal ibadah dimata Allah SWT". Demikian yang disampaikan Ketua INNA-K mengacu pada Sabda Baginda Rasulullah S.A.W.: "Setiap amanalan anak Adam (manusia) itu digandakan satu kebaikan dengan sepuluh yang seumpamanya hingga kepada 700 kali ganda".

Selanjutnya Beliau menyampaikan sebuah ayat suci Al-qur'an yang artinya : "Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu,supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." (S. Al-Baqarah:183).

Harapan Eko Priyanto dibulan Ramadhan ini nantinya akan menjadikan segenap pengurus INNA-K lebih baik, terbentuk jiwa yang bertanggung jawab terutama pada kemajuan organisasi.

Acara rapat diteruskan dengan penyampaian susunan kepengurusan (panitia) kegiatan Ramadhan oleh Suharwoko. Acara rapat selayaknya memilih dan menentukan panitia, Namun mengingat waktu yang sebentar lagi Ramadhan tiba maka susunan Kepanitiaan telah dibentuk langsung oleh Pengurus inti INNA-K sebelum rapat dilaksakan.

Berdasarkan kesepakatan hasil rapat, Kegiatan buka puasa bersama rencananya akan dilangsungkan pada tanggal 28 gustus 2010 di Reggae. Sedangkan sholat tarawih berjamaah di KBRI akan menunggu konfirmasi susunan tugas yang akan diberikan oleh pihak KBRI sendiri.

Menjelang akhir Ramadhan, bagi masyarakat Indonesia di Kuwait yang berkeinginan memberikan Amal zakat, Infaq dan Sodaqoh melalui INNA-K bisa menyerahkannya di kordinator region yang ditunjuk (nama-nama akan segera di publish di website ini) menjadi panitia BAZIS.

Perihal penerimaan zakat fitrah oleh petugas BAZIS INNA-K, telah dilakukan kesepakatan bahwa zakat akan ;
  • Hanya diterima berupa uang
  • Batas penyerahan H -2 Idul Fitri
  • Nominal zakat disesuaikan ketentuan pihak Awqaf Kuwait (menyusul)
Demikianlah gambaran hasil rapat yang dapat kami sampaikan, untuk lebih jelas informasi selanjutnya akan segera diberitahukan di FaceBook INNA-K atau Website INNA-K.

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:40 PM | 0 comments ShareThis
Saturday, July 31, 2010
Kaifan - Kuwait. Sore hari tadi Sabtu 31 Juli 2010 pukul 16.30 WK telah diadakan pertemuan oleh tamu kunjungan dari perwakilan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dengan perwakilan masyarakat Indonesia yang bekerja sebagai TKI di Kuwait, tepatnya digedung KBRI di Kaifan Block VII, Al-Aseema Region - Kuwait.

Perwakilan INNA-K yang hadir sejumlah 10 orang, lainnya merupakan perwakilan dari Pekerja di Oil Company, British Airways, Agency TKI dan beberapa kelompok TKI sektor lainnya yang secara keseluruhan berkisar 40 orang yang hadir disana.

Kunjungan Pejabat BNP2TKI ke Kuwait sebenarnya berfokus pada penjajakan adanya kemungkinan peluang lowongan kerja bagi TKI yang dapat ditempatkan di Kuwait, baik sektor formal maupun informal. Terlepas dari hal tersebut, pihak BNP2TKI mencoba menggali kendala yang dihadapi TKI di Kuwait dalam upaya meningkatkan perlindungan kerja TKI oleh Pemerintah melalui jalur BNP2TKI.

Menurut informasi yang disampaikan pihak BNP2TKI, TKI di Kuwait sebagian besar bekerja pada sektor informal. Hanya 5% saja mereka yang bekerja pada sektor formal. Dengan kata lain, pekerja Penata Laksana Rumah Tangga (PRT) mendominasi keberadaan TKI di Kuwait.

Masing-masing perwakilan yang hadir satu persatu dipersilakan memperkenalkan diri, selanjutnya diberikan kesempatan menjelaskan permasalahan yang dihadapi selama bekerja di Kuwait.

Selaku perwakilan INNA-K, Eko Priyanto sebagai Ketua menyampaikan beberapa permasalahan atau kendala yang dihadapi Perawat Indonesia di Kuwait. Diantaranya adalah permasalahan Verifikasi Ijazah, Pengakuan Penyetaraan Sarjana Keperawatan oleh MOH Kuwait atas gelar S1 Keperawatan dari Indonesia, dan Standar bagi PJTKI untuk menarik biaya selama proses perekrutan hingga pemberangkatan Perawat ke Kuwait.

Adapun jawaban yang diberikan sangat kurang memuaskan, Pihak perwakilan BNP2TKI tidak mengetahui mengenai permasalahan Verifikasi Ijazah yang dihadapi Perawat Indonesia di Kuwait. Padahal berita ini tidak hanya beredar di Kuwait saja, bahkan beberapa tahun yang lalu sempat diberitakan di media TV SCTV bahwa seorang Perawat Indonesia dengan kondisi hamil besar tidak dapat pulang ke Indonesia dikarenakan verifikasi Ijazah yang belum selesai.

Permasalahan verifikasi Ijazah sudah berulang kali dibahas saat beberapa kali kunjungan pejabat DEPNAKER, Dinas Kesehatan, DEPLU dan entah tamu dari perwakilan mana lagi yang rasanya cukup mendapatkan penjelasan dari INNA-K sejak tahun 2000. Semuanya nol besar, tidak ada tanggapan yang disertai tindakan berarti dari Instansi Pemerintah Indonesia dalam pemecahan masalah tersebut.

Baru tahun 2008 sedikit dirasakan adanya titik terang setelah INNA-K secara terorganisir terjun langsung perwakilannya ke Jakarta untuk mencari tahu dimana sebenarnya kendala (berkas) dari pihak Pemerintah Kuwait terhenti di Indonsia. Jawaban mengenai dimana keberadaan kiriman berkas verifikasi pihak Kuwait ke Indonesia memang tidak diketahui, Yang pasti adalah tidak adanya jawaban dari pihak Pemerintah Indonesia atas pertanyaan pihak Kuwait.

INNA-K pada tahun 2008 membentuk Tim Verifikasi Ijazah, beberapa perwakilan dari mereka ke Jakarta dengan membawa langsung berkas sejumlah Perawat untuk ditindak lanjuti kearah penyelesaian verifikasi tersebut. Adapun lembaga atau instansi yang terkait secara langsung belakangan diketahui adalah Puspronakes, DinKes, DIKTI, Deplu dan Kedutaan Kuwait di Jakarta.

Terkait permasalahan pengakuan pihak kuwait atas sarjana S1 Keperawatan dari Indonesia, perwakilan BNP2TKI hanya akan mencoba memberikan informasi tersebut ke Instansi terkait di Indonesia (DepDikBud dan DepKes).

Sedangkan permasalahan standar penarikan biaya oleh PJTKI kepada Perawat belum mendapatkan tanggapan dari pihak BNP2TKI. Demikian juga terhadap keterlibatan PJTKI atas tanggungjawabnya terhadap permasalahan Perawat (TKI) selama masa kontrak 2 tahun pertama. Baik permasalahan formalitas awal yang dirasakan berat sehingga Perawat baru menerima gaji setelah 7 bulan di Kuwait (hanya 3 bulan pertama mendapat biaya hidup), maupun keterlibatan PJTKI pada kasus Pemulangan Perawat karena dinyatakan un-fit hasil pemeriksaan kesehatannya (padahal di Indonesia lulus dinyatakan fit).

Pertemuan dengan pihak BNP2TKI hanya memberikan informasi seperti yang sudah-sudah terhadap kunjungan pejabat yang terkait dengan TKI, Pemecahan permasalahan Perawat akan dimulai dari nol lagi dengan harus menceritakan kronologis verifikasi kembali dan akan diteruskan ke Indonesia.

Sedangkan pihak BNP2TKI berhasil mendapatkan gambaran adanya peluang bagi TKI untuk ditempatkan di Kuwait. Semoga saja Pemerintah Indonesia tidak hanya mencari peluang meng-EKSPOR pekerja keluar negeri, tetapi secara utuh dapat membantu melindungi TKI apabila menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan hak TKI itu sendiri.

Verifikasi Ijazah yang tidak selesai bagi Perawat di Kuwait telah menghapuskan hak yang bersangkutan untuk mendapatkan uang pesangon pensiun (re-sign), bahkan tidak dapat pulang kembali ke Indonesia dengan status habis kontrak. Melainkan bersatus kabur meninggalkan Kuwait saat cuti tahunan, dan ini meninggalkan image yang kurang baik bagi Perawat Indonesia di Kuwait.

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:01 PM | 0 comments ShareThis
Saturday, July 17, 2010
Reggae - Kuwait. Setelah terlaksananya rapat perdana Kepengurusan INNA-K Sabtu lalu, maka kemarin tanggal 16 Juli 2010 pukul 16.00 WK telah juga dilaksanakan rapat lanjutan mengenai pembahasan program kerja 3 bulan pertama Kepengurusan INNA-K perode 2010 - 2012. Tepatnya di Kediaman Ketua INNA-K Eko Priyanto, S.Kep di Andalus - Region Farwaniya.

Rapat dihadiri 23 orang pengurus baru, dalam pembahasannya disepakati adanya 3 agenda kegiatan inti yang akan mengisi kegiatan INNA-K tri wulan pertama. Diantaranya adalah kegiatan Pelantikan Ketua dan Pengurus baru INNA-K periode 2010 2012, Penyambutan dan Pengisian Acara Bulan Rhamadan, Pelatihan atau Training Bisnis Wira Usaha.

Pelantikan Ketua dan Pengurus baru INNA-K periode 2010 - 2012 di schedule-kan pada tanggal 7 Agustus 2010 yang akan datang. Sedangkan 2 kegiatan lainnya akan diinformasikan selanjutnya, rencananya akan diadakan pertemuan kembali dalam waktu dekat ini.


Mengenai nama-nama Pengurus INNA-K periode 2010 - 2012 segera akan di publikasikan di situs ini setelah di sah kan dan dilantik oleh INNA/PPNI pusat Jakarta, Hal ini tentunya melalui surat resmi yang akan diberikan baik via e-mail ataupun Fax dari Jakarta.

Secara keseluruhan, Kepengurusan baru INNA-K ini terdiri dari 80% nama dan wajah baru. Yaitu rekan-rekan Perawat yang baru beberapa bulan datang dan bekerja di Ministry Of Health (M.O.H) Kuwait. Harapannya adalah dengan kehadiran nama dan wajah baru tersebut memberikan semangat baru untuk lebih mampu mengembangkan dan meng-fungsionalkan organisasi bagi seluruh Perawat yang tergabung sebagai anggota INNA-K.

Selain itu, INNA-K diharapkan dapat memberikan warna baru dalam segala kegiatannya sehingga memunculkan rasa memiliki dan bertanggung jawab atas keberadaan atau exixtensi dari organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Kuwait oleh seluruh anggotanya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 11:49 AM | 0 comments ShareThis
Saturday, July 10, 2010
Reggae - Kuwait, Sabtu 10 Juli 2010 Pukul 16.00 WK telah dilaksanakan pertemuan atau rapat perdana Kepengurusan Organisasi INNA-K periode 2010 - 2012 di gedung Sekretariatan (Male Hostel - Muhana, Reggae) yang dihadiri 12 orang calon Kepala Bidang serta Koordinator Region.

Ini merupakan rapat kali pertama Ketua INNA-K terpilih Eko Priyanto, S.Kep. dalam upaya bertatap muka dengan para calon Kepengurusan INNA-K pada periode yang akan dipimpinnya. Acara rapat dibuka oleh Sekretaris INNA-K terpilih Suhardi Mansur, selanjutnya diteruskan sambutan dari Ketua INNA-K.

Pada sambutannya, Eko Priyanto mengatakan dimasa kepemimpinannya akan berfokus pada bagaimana menjadikan personel pengurus INNA-K lebih kreatif, aktif dan memeiliki jiwa pemimpin dengan bekal ilmu management kepemimpinan melalui system pengkaderan yang berkesinambungan. Hal tersebut tentunya dengan tidak mengesampingkan peran dan fungsi organisasi INNA-K bagi keseluruhan anggotanya.

Pada kesempatan tersebut, Eko menyampaikan sejarah terbentuknya INNA-K dan beberapa kegiatan penting yang telah berhasil dan dilakukan oleh organisasi.

Organisasi Perawat Indonesia di Kuwait terbentuk pada tahun 1994 dengan nama APIK (Assosiasi Perawat Indonesia di Kuwait). Kemudian tepat pada tanggal 11 Mei 2006, APIK berganti menjadi INNA-K setelah dilakukan konsulidasi dan resmi bergabung menjadi bagian dari organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Pusat Jakarta.

Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K) menjadi organisasi Perawat Indonesia pertama cabang luar negeri, Beberapa tahun kemudian turut terbentuk INNA-N (Indonesian National Nurses Association in Netherlands) dan INNA-Q (Indonesian National Nurses Association in Qatar).

Sedangkan komunitas perawat Indonesia di Saudi Arabia sampai saat ini masih sebatas wacana dan belum menjadi bagian resmi INNA/PPNI Pusat Jakarta.

Acara rapat diteruskan dengan perkenalan diri oleh masing-masing peserta yang hadir dengan tujuan lebih mengenal satu sama lainnya, disamping itu Eko mempersilakan bagi calon Pengurus untuk memberikan masukan saran yang sifatnya membangun dan mengarahkan organisasi untuk lebih maju dan berguna.

Bravo INNA-K! Semoga terbentuknya Kepengurusan baru ini akan lebih tampak peran dan fungsi organisasi dimata anggotanya, dimana masih banyak individual yang merasa bahwa INNA-K tidak memberikan dampak berarti bagi mereka selama berada di Kuwait.

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:17 PM | 0 comments ShareThis
Wednesday, June 23, 2010
Kuwait - Kaifan, Selasa kemarin tepatnya pukul 16.00 WK 3 orang perwakilan Organisasi INNA-K melakukan pertemuan di KBRI Kuwait dengan Prof. Faisal Ismail dalam rangka pemberian kenang-kenangan dari INNA-K kepada beliau sehubungan dengan berakhirnya masa tugas jabatannya sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait.

Adapun perwakilan INNA-K yang datang saat itu antara lain Ketua baru INNA-K periode 2010 - 2012 Eko Priyanto, S.Kep, M. Solehuddin dan Khomsariya M. Yusuf. Pertemuan diadakan diruang kerja Duta Besar (Lantai II gedung A KBRI).

Pada kesempatan tersebut, selaku Ketua baru Eko Priyanto menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama yang dilakukan pihak KBRI dengan INNA-K selama periode kepemimpinan Duta Besar Faisal Ismail.

Diantaranya kerja sama dalam terlaksanya program pelatihan N-CLEX yang disponsori Universitas Malahayati, Ditanda tanganinya MoU terkait pelaksanaan program kuliah jarak jauh (e-Learning) INNA-K - UNPAD, selanjutnya beberapa program kegiatan INNA-K yang melibatkan pihak KBRI dalam kesuksesannya.


Prof. Faisal Ismail selaku Duta Besar yang segera akan meninggalkan Kuwait turut menyampaikan rasa terima kasih yang dalam atas bantuan atau kerjasama yang telah dijalin oleh INNA-K, terutama dalam penanganan masalah kesehatan yang dialami pekerja Penata Laksana Rumah Tangga (PRT). Baik yang ditangani di KBRI maupun bagi mereka yang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit.

Faisal berharap dengan Kepengurusan INNA-K yang baru dapat lebih memberikan arti pentingnya organisasi bagi anggota maupun masyarakat luas pada umumnya. Beliau menghimbau adanya Tim Kesehatan yang bisa meng-akses berbagai rumah sakit di Kuwait dalam upaya mempermudah memberikan pertolongan perawatan bagi PRT yang harus menjalani pemeriksaan lanjutan ataupun perawatan intensif dimana mereka tidak memiliki identitas diri seperti C.I.D dan Passport.

Berakhirnya masa jabatan sebagai Duta Besar RI di Kuwait, Faisal merencanakan kegiatannya di Indonesia yang antara lain adalah kembali menjadi Pengajar atau Dosen disalah satu universitas ternama di Indonesia.

Setelah ramah tamah selesai, selanjutnya adalah penyerahan bingkisan kenang-kenangan dari INNA-K kepada Prof. Faisal Ismail. Kemudian pertemuan tersebut diakhiri dengan acara photo bersama.


Selamat jalan Pak Dubes! Semoga selalu diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT, Amieen.

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 2:49 PM | 0 comments ShareThis
Sunday, June 6, 2010
Pelaksanaan MUSCAB Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K) telah selesai dilaksanakan, yaitu pada Sabtu - 05 Juni 2010 pukul 09.00 - 15.30 WK di Gedung KBRI Kuwait dengan dihadiri lebih dari 80 orang Perawat serta beberapa tamu undangan perwakilan Organisasi Masyarakat Indonesia di Kuwait.

Eko Priyanto (kiri) - Dudih Hidayat (kanan)

Adapun hasil akhir perhitungan suara yang diperoleh masing-masing calon Ketua INNA-K adalah sebagai berikut ; Eko Priyanto S.Kep 221, Zulkifli A. AMK, SKM 108, Syaifulloh SKP 69, dan Suhardi AMK 24 suara. Sedangkan suara Abstain 5 dan yang dianggap tidak sah sebanyak 6 suara. Sehingga jumlah total pemilih sebanyak 433 suara.




Jika dilihat dari jumlah total Perawat Indonesia, termasuk mereka yang tergolong Staff Paramadik di kuwait yang saat ini mencapai angka sekitar 700 orang, maka total jumlah suara pemilih hanya mewakili sekitar 60% suara. Namun demikian partisipasi tersebut cukup memuaskan karena dianggap telah mewakili beberapa region yang berada di Kuwait.




Proses pelaksanaan MUSCAB INNA-K 2010 berjalan dengan lancar, sambutan dari Ketua Panitia MUSCAB Yan Sururi H. menandai di bukanya acara tersebut. Selanjutnya adalah sambutan dari pihak KBRI, Kemudian diteruskan oleh Ketua INNA-K periode 2008 - 2010 Dudih Hidayat, S. Kep. dalam penyampaian pelaporan akhir dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dimasa 2 tahun jabatannya serta laporan financial yang dimiliki Organisasi INNA-K.




Penyampaian proses pelaksanaan pemilihan ketua INNA-K serta ketentuan secara tekhnis yang berhubungan langsung dengan para calon ketua yang diunggulkan (4 orang dari 13 orang calon sebelumnya) cukup menegangkan, dimana panitia MUSAB beberapa kali melakukan voting dalam mengambil keputusan penetapan ketentuan. Salah satunya adalah ketidak hadirannya salah satu calon Ketua INNA-K (Syaifulloh SKP) tanpa surat pemberitahuan resmi. Voting menyatakan Syaiful tetap akan dijadikan ketua apabila terpilih.



Setelah break waktu sholat zuhur dan makan siang bersama, acara kembali dimulai dengan pembagian 2 kelompok diskusi dalam pembahasan pengurangan atau penambahan serta pemantapan dari Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Garis Besar Program Kerja (GBPK).

Akhirnya acara pembacaan hasil suara pemilihan Ketua INNA-K periode 2010 - 2012 dimulai pukul 14.00 WK dengan dihadiri saksi dari perwakilan region. Hasilnya adalah mengangkat nama Eko Priyanto S.Kep sebagai Ketua INNA-K periode 2010 -2012.

Dengan demikian sambutan dari Ketua INNA-K baru tersebut menutup rangkaian acara MUSCAB INNA-K 2010 yang terlebih dahulu ditetapkan 9 nama Dewan Formatur yang akan membantu ketua baru dalam memilih Kepengurusan Organisasi INNA-K dibawah tanggungjawabnya sebegai Ketua.



Selamat Atas Terpilihnya Ketua Baru INNA-K Periode 2010 - 2012

Bapak Eko Priyanto S.Kep



Semoga dapat membawa INNA-K lebih maju dan bermanfaat bagi Perawat Indonesia di Kuwait

Labels: , , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:35 PM | 0 comments ShareThis



WWW.SMART-PIN-KUWAIT.BEC.BNI

Contact Us at email : admin@inna-k.org or Call: +96560739733