<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2107064986175153332?origin\x3dhttps://inna-k.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K)


Sambutan Ketua INNA-K Periode 2012 - 2017
Selamat datang di website Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K).
INNA-K terbentuk pada tanggal 11 Mei 2006 dengan kepengurusan yang tersebar di beberapa region negara Kuwait. Persatuan Perawat Indonesia di Kuwait sebelumnya telah terhimpun dalam satu wadah organisasi yang bernama APIK (Assosiasi Perawat Indonesia di Kuwait) sejak tahun 1994, Berdasarkan musyawarah bersama yang dihadiri oleh kepengurusan organisasi periode 2006 - 2008 dan perwakilan anggota dari masing-masing region, Maka APIK berganti dengan nama INNA-K.

Website ini dibentuk dengan tujuan sebagai media informasi dan komunikasi melalui berbagi informasi dan berkomunikasi sesama Perawat tentang profile Perawat, Keperawatan dan Kesehatan dengan komunitas Keperawatan dan masyarakat luas, baik dalam lingkup Kuwait maupun International. Semoga kunjungan Anda bermanfaat dan dapat mengkomunikasikan informasi yang didapat pada rekan sejawat maupun masyarakat luas nantinya.

Atas nama Ketua Organisasi INNA/PPNI cabang Kuwait periode 2012 - 2017, Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungannya. Website ini jauh dari kesempurnaannya, saran dan komentar Anda untuk kesempurnaannya merupakan kontribusi yang berharga bagi kami. Website ini adalah milik kita bersama, untuk itu diharapkan kepada Anda untuk membantu menyebarluaskan website ini kepada rekan sejawat dan masyarakat luas. Selamat bertugas! Semoga menjadi amal ibadah kita semua.

    Hormat Kami,

    Zulkifli Abdullah Usin, SKM
Sunday, October 24, 2010
1. Purdi E. Chandra

Purdi adalah seorang pendiri bimbingan belajar Primagama di Yogyakarta, yang kemudian meluas keberbagai wilayah bahkan dibeberapa propinsi di Indonesia. Saat ini Primagama menjadi sebuah holding company yang membawahi lebih dari 20 anak perusahaan.

Pria kelahiran Punggur, Lampung Tengah ini sejak kecil telah dididik berjiwa usaha. Di bangku SMP ia sudah beternak ayam dan bebek, kemudian menjual telurnya ke pasar. Purdi bermimpi kelak ia akan menjadi pengusaha sukses.

Menurut Purdi, Untuk menjadi pengusaha tak perlu pintar dan memiliki embel-embel gelar. Keberanian adalah salah satu modal wirausaha. Berani mimpi, berani mencoba, berani merantau, berani gagal dan berani sukses. Itulah yang menjadi pengalaman hidupnya hingga menuai kesuksesan.

Purdi mengaku punya resep manjur bagi yang ingin berwirausaha, yaitu BODOL, BOTOL dan BOBOL. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut, segera daftarkan diri Anda pada acara seminar Entrepreneur yang diadakan INNA-K pada tanggal 6 November 2010 yang akan datang.

Sosok yang juga pernah menjadi ketua Himpunan Penguasaha Muda Indonesia (HIPMI) cabang Yogya ini membentuk Entrepreneur University (EU), Hal ini mengingat keprihatinannya terhadap iklim bisnis di Indonesia. Entrepreneur University hingga saat ini telah memiliki 37 angkatan.

Entrepreneur University merupakan sebuah institusi pendidikan yang sifatnya tidak menggunakan aturan formal, tanpa status, tanpa akreditasi, tanpa dosen, tanpa ijazah dan tanpa gelar. Wisudanya pun dilakukan saat mahasiswa benar-benar membuka usaha.

Purdi mengkonsentrasikan pendidikannya pada pengembangan kecerdasan emosional, spiritual, mempertajam kreativitas dan intuisi bisnis mahasiswanya. Materinya pun seputar nilai-nilai kewirausahaan seperti pantang menyerah, kreatif dan inovatif, semangat tinggi, berani dan jeli melihat peluang usaha.


2. Akir Saputra

Pria kelahiran Majalengka, 7 Maret 1973 yang mengecap pendidikan terakhir sebagai Sarjana Tekhnik ini merupakan seorang pengusaha muda.

Apa yang di perolehnya dari keikutsertaannya sebagai mahasiswa Entrepreneur University angkatan ke-2 telah menjadikan hidupnya berkecukupan dengan memiliki berbagai usaha, antara lain :
  • Owner Central Computer
  • Owner SunPollar Digital Printing & Repro
  • Owner Angkasa Raya Print / Percetakan
  • Owner Grand Computer
  • Owner Wahana Computer & Digital Printing
  • Owner Imaga Refill Center
  • Owner Star3DMovie (www.star3dmovie.com)
  • Owner PT. Mangesti Lintas Nusantara (Developer Perumahan)
  • Owner PT. Tunas Property Investama (Developer Perumahan)
  • Owner Cintra Pesona Developer
  • Owner Green House Developer
  • Owner Pabrik Tinta Printer

Kecakapan dan keberhasilannya ini menjadikan beliau ditunjuk sebagai salah seorang tutor dan trainer pada berbagai seminar entrepreneur dengan bermitra bersama Purdi E. Chandra termasuk dalam pengelolaan Entrepreneur University.


3. Rahardjo M Syafei

Bagi rekan-rekan Perawat Indonesia di Kuwait yang datang angkatan tahun 2000 tentunya telah cukup mengenal sosok Raharjo. Beliau pernah bekerja di Kuwait sebagai seorang Perawat Neurosurgery ward 4 Ibn Sina hospital MOH kuwait (periode 2000-2008).

Dengan modal yang dimilikinya saat resign, Raharjo merintis wirausaha yang dikelolanya langsung. Namun banyak kendala yang dihadapinya saat itu. Tetapi setelah bergabung sebagai mahasiswa Entrepreneur University angkatan ke-5, Raharjo merasakan kepercayaan diri dalam membangun usahanya.

Walhasil, beliaupun kini memiliki berbagai usaha mandiri yang terbilang sukses. Adapun wirausaha yang telah dimilikinya antara lain :
  • Owner Catering & Rumah makan Sri Barokah
  • Owner Rumah makan Saung Kuningan
  • Owner Toko &Suplier Furniture CV Sri Barokah Grup
  • Owner Warnet Maestro
  • Owner Oemah baso
  • Owner Tenda Barokah sewa alat-alat pesta

Niatnya yang ingin berbagi ilmu pada rekan-rekan Perawat di Kuwait agar dapat membangun usaha mandiri di Indonesia setelah resign, akan dituangkannya melalui sebuah silaturahmi pada acara seminar Entrepreneur yang akan datang.

Bagi rekan-rekan Perawat sekalian yang ingin mengetahui bagaimana caranya menjadi pengusaha sukses, Segera daftarkan diri Anda untuk mengikuti seminer Entrepreneur sebelum tanggal 31 November 2010. Kita ikuti kata mereka "Jadikan bisnis Anda berjalan meskipun pemiliknya jalan-jalan".

Biaya pendaftaran 5 KD per orang, Korbankan uang yang tidak seberapa untuk mencari kesuksesan di masa depan Anda! Tunggu apalagi, segera hubungi : 66942364 - 97794359 - 65985248 - 66515234 - 65536359.

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:51 PM | 0 comments ShareThis
Saturday, October 16, 2010
 
posted by inna-k at 12:26 PM | 0 comments ShareThis
Wednesday, October 13, 2010
Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan dalam segala bidang kehidupan, salah satunya adalah di bidang perekonomian.

Kemajuan zaman dan pertumbuhan ekonomi di era globalisasi sangatlah berdampak langsung pada meningkatnya biaya kebutuhan hidup, Hal tersebut menuntut setiap orang untuk berusaha memenuhinya guna mencapai taraf kehidupan yang lebih sejahtera.

Bekerja sebagai karyawan perusahaan swasta ataupun pegawai pemerintah di Indonesia masih dirasakan banyak orang kurang cukup penghasilannya, sehingga tidak sedikit dari mereka yang mencoba memulai bentuk usaha mandiri maupun bekerja sama. Namun demikian, Memulai sebuah usaha bukanlah sesuatu yang mudah. Sehingga tidak sedikit dari mereka yang mengalami kegagalan dan putus asa.

Lalu bagaimana sebenarnya memulai dan menjalankan sebuah usaha agar dapat menjadi seorang yang sukses? Hal ini menjadi pertanyaan besar, terutama bagi mereka yang selalu takut untuk memulai dan menjalankan usahanya.

Bagi masyarakat Indonesia yang berada di Kuwait, Sebentar lagi mendapat kesempatan mengetahui lebih dalam cara gila jadi pengusaha! Aneh kedengarannya, namun itulah kenyataannya. Konon katanya, ini merupakan rahasia para MILYARDER di Indonesia.

INNA-K bekerjasama dengan seorang pakar bisnis (Purdi E Chandra) dan beberapa rekannya termasuk salah seorang rekan Perawat yang pernah bekerja di Kuwait yang telah menuai sukses dalam wirausahanya, Akan mengadakan seminar sehari dan diskusi panel yang bertajuk "Menggagas Entrepreneur untuk Masa Depan Indonesia".

Acara tersebut akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 6 November 2010 pukul 08.00 WK yang bertempat di Aula Gedung Jama’ah Ishlah Al Islamiyah, Rawdah - Kuwait.

Menurut Ketua INNA-K Eko Priyanto, Kegiatan tersebut merupakan realisasi salah satu peran dan fungsi organisasi INNA-K sebagaimana tercantum dalam AD/ART INNAK 2010 pada Bab IV Peran Dan Fungsi Organisasi - Pasal 2 yang berbunyi ; INNA-K berperan sebagai fasilitator dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dengan fungsi memfasilitasi pengembangan karir, perlidungan kerja, sistem penghargaan dan pengembangan kegiatan usaha.

Acara ini terbuka lebar bagi seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Kuwait. Informasi lebih lanjut, silakan lihat pada gambar dibawah ini : (klik 2x untuk memperbesarnya) :

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:32 PM | 0 comments ShareThis
Wednesday, July 15, 2009
DURBAN, SOUTH AFRIKA 26 JUNI - 4 JULI 2009

Kongres ICN adalah pertemuan setiap 4 tahun yang diselenggarakan sebagai akhir masa kepengurusan ICN, pertanggung jawaban presiden dan terjadi pemilihan Presiden dan ICN Board Members baru untuk periode berikutnya (2009-2013). Kongres ini dihadiri oleh 90 negara dari 133 negara anggota ICN.

Delegasi Indonesia dihadiri oleh Ketua Umum PPNI, Prof Achir Yani S. Hamid, DNSc sebagai representative, Yupi Supartini, SKp MSc, Sekretaris II PP PPNI (Bidang pendidikan dan latihan, pelayanan dan kesejahteraan) sebagai “technical advisor”dan Arthur Lapian ketua PPNI Propinsi Sulawesi Utara sebagai support person. Sesuai konstitusi ICN sebagai “representative” mempunyai hak suara dan hak bicara, “technical advisor” mempunyai hak bicara tapi tidak punya hak suara, sedangkan “support person” tidak mempunyai hak suara dan hak bicara.

Kegiatan terbagi 2 bagian besar yaitu Council of National Representatives (CNR) Meeting yang merupakan sidang sidang organisasi ( 26 Juni sampai 30 Juni 2009) dan Congress atau pertemuan ilmiah dari 1 Juli sampai 4 Juli 2009.

Pengurus PPNI/INNA (Achir Yani, Yupi Supartini dan Arthur Lapian)

I. CNR REPRESENTATIVE MEETING

Intisari pembahasan dari CNR meeting adalah sebagai perikut:

1. Pembukaan sidang organisasi oleh Presiden ICN, DR Hiroko Minami. Yang disampaikan dalam pembukaan adalah memperkenalkan Board Members, representative dari masing masing negara dan sambutan dari tuan rumah DENOSA (Democratic Nursing Organisation of South Africa), menjelaskan tentang agenda business meeting of CNR termasuk tata tertib CNR meeting.

Pada malam hari dilaksanakan Opening Ceremony dimana setiap negara melakukan Parade dengan berpakaian khas masing masing negara yang tampil berdasarkan alfabet nama negara. Setiap negara diwakili maksimal 3 representatives, dihadiri oleh pejabat setempat yaitu wakil Presiden South Afrika dan Deputy Ministry of Internal Affair South Afrika.


2. Sidang Organisasi (business session) dipimpin oleh Presiden ICN bergantian dengan Chief Executive Director (CEO). Untuk hal hal tertentu dibantu oleh Vice President I,II dan III, sesuai dengan tupoksi (tugas pokok fungsi) mereka.

Sidang organisasi membahas Laporan pertanggungjawaban Presiden, Laporan CEO, Laporan Membership dan Keuangan. Setiap laporan yang disampaikan dimintakan masukan, umpan balik dan saran dari semua anggota ICN, serta menampung permasalahan di masing masing negara sesuai isu yang dibahas dalam sidang. Bagian yang sangat lama dibahas adalah tentang keanggotaan (membership), dimana ICN mengajukan model baru dalam sistem keangggotaan yang merupakan follow up dari usulan negara Canada, sewaktu di Yokohama tahun 2007 yang lalu.

Model ini bertujuan untuk menambah jumlah keanggotaan di ICN disebut dengan Inclusiveness Membership Model (IMM) dimana setiap negara diperbolehkan untuk mengajukan lebih dari 1 asosiasi, tetapi untuk voting (hak suara) tetap 1 negara 1 suara. Pembahasan sidang cukup lama dan alot mengingat pertimbangan akan dampak yang akan terjadi secara internal di negara masing masing. Presiden INNA juga memberikan pendapatnya.

Pada akhirnya setelah voting disepakati bahwa untuk keanggotaan setiap negara mengupayakan menambah jumlah anggota individual perawat pada asosiasi yang sudah ada dan diakui secara nasional dengan tetap mempunyai 1 hak suara. Ada beberapa pasal dari Konstitusi yang disepakati untuk diamandemen dan beberapa pasal baru yang ditambahkan, baik menyangkut redaksional yang harus diperbaiki dan secara “content” yaitu tentang “membership”.

PPNI/INNA (Indonesia) sedang voting terkait dengan Inclusive Membership Model of ICN

3. ”CNR forum” merupakan forum representative semua negara anggota ICN yang membahas issue penting tertentu. Kali ini ICN mengagendakan 4 isue yang dibahas yaitu: 1. Policy & Politic, 2. Home Based Care, 3. Environmentall Scan dan 4. Primary Health care. Forum I membahas Politic & Policy dan Environmental Scan. Forum II membahas Home Based care dan Primary Health care.

Kami berbagi untuk mengikuti kedua Forum tersebut dan menyampaikan Isue tersebut sesuai kondisi yang ada di Indonesia. Dari 133 negara Indonesia merupakan salah satu negara dari 11 negara yang memasukkan tulisan/materi untuk keempat issues tersebut sebagai “Background Document”.

Saat mendiskusikan secara terbatas dalam close discussion tentang keanggotaan ICN

  • Hal penting yang dibahas pada Forum I adalah pentingnya dukungan Peraturan dan perundang-undangan serta kebijakan untuk memberdayakan peran dan fungsi keperawatan. Untuk itu, amat penting perawat terlibat dalam penetapan kebijakan dan formulasi peraturan dan perundang-undangan dalam posisi perawat sebagai nurse politician di Parlemen, Pejabat politik dan Birokrat di Pemerintahan serta berbagai posisi dan jabatan strategis lainnya. Selain itu kemampuan dan keterampilan kepemimpinan termasuk melobi, menegosiasi dan berkomunikasi tingkat tinggi menjadi prioritas.

  • Di forum II dibahas: Sharing experience tentang Home Based Carre dan Primary Health care dimasing masing negara. Permasalahan dinegara berkembang hampir sama yaitu communicable disease dan kurangnya sumber daya baik tenaga perawat maupun fasilitas, termasuk teknologi serta pentingnya kompetensi perawat dalam melaksanakan Home Based care dengan aspek legal yang kuat dalam praktek.

  • Di forum III dibahas tentang pentingnya perawat melakukan environmental scan untuk memberikan masukan yang bermakna dalam mengkontribusi optimal pada pelayanan kesehatan. Perawat yang dikenal secara dekat dengan kontak terlama dengan masyarakat berada dalam posisi kunci untuk bisa memberikan informasi yang amat berguna untuk menetapkan kebijakan.

  • Di Forum IV dibahas Primary Health Care yang konsepnya telah bergeser yaitu dari penanganan masalah communicable diseases ke masalah penyakit degeneratif, dengan fokus tetap pada prevensi dan promosi walaupun aspek kuratif tidak dapat dikesampingkan karena Issu tentang medical treatmen banyak dikemukakan oleh peserta sebagai suatu kondisi yang dihadapi perawat.

Achir Yani dan Yupi Supartini bersama Delegasi Negara lain ketika akan parade pembukaan kongres/konferensi

Mewakili PPNI/INNA, tiga orang Pengurus PPNI berpakaian khas Betawi, Kebaya dengan songket Palembang dan batik khas Sulawesi Utara. Arthur Lapian, Achir Yani dan Yupi Supartini menunggu saat dipanggil untuk parade di depan 5000 peserta kongres/konferensi, 29 Juni 2009.

4. Pemilihan Presiden ICN dan Board Members. Yang mempunyai hak suara adalah Presiden dari setiap Asosiasi Perawat (satu negara untuk satu suara) dan berdarkan yang hadir ada 88 orang.
  • Pemilihan Presiden: dari 2 calon yang diajukan terpilih Rosemarry Briant dari Australia

  • Pemilihan Board Members untuk 7 area. Negara negara Asia masuk area VII, dari 5 calon diajukan terpilih 3 yaitu dari Jepang, Taiwan dan New Zeland

Pada penutupan sidang (CNR representative), Presiden ICN memberi kesempatan kepada Presiden of Malta Nursing Association untuk mengundang seluruh peserta untuk hadir di Bieneum (pertemuan 2 tahunan) ICN di tahun 2011 dan President of Royal College of Nursing Australian untuk mengundang peserta hadir di Kongres 4 tahun yang akan datang yaitu 2013 yang akan dilaksanakan di Melbourne, Australia. Kedua nya menyajikan video sekilas pandang tentang negara masing masing.

II. Pertemuan Ilmiah (Kongres)

Pertemuan Ilmiah (Kongres) terdiri dari Plenary session, main session, workshop, network meeting dan pameran (exibition) yang disertai presentasi poster. Karena banyaknya pilihan kegiatan kongres dalam waktu bersamaan, maka kami berbagi untuk memilih kegiatan kongres sebagai berikut:

  1. Plenary Session, yaitu tentang Health and Human Rights; Virginia Henderson Lecture; Globalizatuin and Financing Health System; Motivational Plenary

  2. Main sesssion yang diikuti: Faculty capacity development, Industrial action, and Strengthening National Nursing Association

  3. Workshop : Tuberculosis Project Trainers and managers, Positive Practice Environments

  4. Network : ICN socio economic welfare, ICN Disaster Response Network, dan ICN Leadership for Change Program

Pada Kongres ini dari Indonesia, Ketua Umum PPNI menjadi pembicara pada main session dengan topik Post Traumatic Stress: Causes, Prevention and treatment bersama pembicara lain dari South Afrika dan Croatia, serta menjadi moderator pada topik Pandemic Disaster untuk topik Competency –based Health Human Resources Planning for an Influenza Pandemic (Nova Scotia, Canada), Pandemic Planning: The Role of Scholls of Nursing In Disasters (Canada), HIV Prevention Practices Among African American Immigrants: A Pilot Study (South Afrika) dan Medical History and Nutritional Status of Children Diagnosed with HIV/AIDS (USA)

Ketua PP PPN I, Prof. Achir Yani S. Hamid sebagai Invited Speaker di ICN Congress menyajikan tentang Post Traumatic Stress Disorder/Syndrome

Pada closing ceremony, semua Board Members of ICN yang lama maupun yang baru naik ke atas panggung dan terjadi penyerahan kalung Presiden dari DR Hiroko Minami ke Rosemary Briant dan acara dihadiri pejabat setempat yaitu Walikota di South Afrika.

Pada acara penutupan ini Malta President of Nursing Association dan Australian Nursing Association kembali diberi kesempatan untuk naik keatas panggung dan mengundang seluruh peserta untuk pada hadir di Bineum tahun 2011 dan Kongres di tahun 2013 yang akan datang.

Pengurus PPNI/INNA (Achir Yani, Yupi Supartini dan Arthur Lapian) bersama Presiden ICN 2004-2009: DR. Hiroko Minami dari Jepang


Pengurus PPNI/INNA (Achir Yani, Yupi Supartini dan Arthur Lapian) bersama Presiden ICN Terpilih 2009-2013: Rosemary Bryant dari Australia


South Afrika, 4 Juli 2009
Prof Achir Yani S Hamid,DNSc. Ketua Umum PPNI
Yupi Supartini,SKp MSc, Sekretaris II PP PPNI (Bidang Pendidikan dan Latihan; Pelayanan dan Kesejahteraan)



Sumber : PPNI Pusat Jakarta.

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 2:48 PM | 0 comments ShareThis
Thursday, May 14, 2009
Kini, tak perlu lagi susah-susah menghadiri seminar kesehatan hingga mesti repot bermacet ria di jalanan Jakarta. FlyFreeForHealth bersama Kompas.com secara rutin akan menyelenggarakan webinar alias internet seminar, di mana dokter-dokter ternama di dunia akan menjadi pembicara.

Topik-topiknya pun beragam, sesuai dengan dokter pembicara pada saat itu, di antaranya Perawatan mata, Bedah plastik, Pemeriksaan stroke, Pembentukan tubuh, Kesehatan reproduksi, Terapi oksigen, Pengobatan sakit kepala, Saraf, dan Rasa nyeri serta banyak lagi.


Pada bagian akhir webinar, para peserta webinar akan dapat berkonsultasi dan tanya jawab dengan dokter bersangkutan. Tertarik untuk ikut serta dan ingin mendapatkan undangannya?


Kirimkan alamat e-mail kamu melalui SMS ke +65 98 IREACH (+65 98 473224) dan kami akan langsung mengirimkan link undangannya melalui e-mail! Jangan lupa siapkan headset (speaker + microphone) agar dapat berbincang langsung dengan sang dokter via internet. "SEGERA, TEMPAT TERBATAS!"



Sumber : Kompas.com

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 12:29 AM | 0 comments ShareThis
Tuesday, May 5, 2009
Dalam rangka menyambut Nursing Day, INNA-Kuwait berencana untuk mengadakan seminar yang bertopik "Self Esteem" dan "Nursing Profession today and future related to Global Competency Required". Seminar ini Insya Allah akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Mei 2009.


Diundang sebagai pembicara pada acar tersebut yaitu : Mr. Emad Abaidat Psi (Psycholog of Psychological Medicine Hospital) dan Dr. Noora PHd (Dosen ilmu keperawatan di Nursing Departement Kuwait University).

Adapun acara akan diselenggarakan di Aula Embassy Indonesia - Kuwait, akan dimulai pukul 8.30 pagi. Acara ini diharapkan dapat berlangsung menarik karena selain menampilkan Narasumber yang berkompeten, Topik yang dibawakan akan sangat berguna bagi pengembangan diri Perawat. Khususnya dalam rangka pengembangan kompetensi secara Internasional.

Meskipun seminar ini secara khusus berkaitan dengan Perawat, namun acara ini terbuka untuk umum. Jadi tidak menutup kemungkinan bagi kalangan umum atau masyarakat luas yang berkeinginan hadir dapat turut serta meramaikan acara tersebut.


Kami beritahukan bahwa pada minggu yang lalu sudah dibentuk kepanitiaan sebagai pelaksana seminar ini, yang menjadi ketua panitia adalah Zulkifli, AMKp, SKM. Pada hari minggu 03 Mei 2009 untuk memantapkan rencana kegiatan, Maka dilanjutkan dengan rapat persiapan berikutnya.

Selain seminar dengan topik yang kami sebutkan diatas, INNA-K juga akan memberikan penjelasan perkembagan terkini tentang permasalahan Verifikasi Perawat Indonesia di Higher Education. Dalam hal ini akan disampaikan oleh Tim Verifikasi INNA-K.

Selain itu, Bagi rekan-rekan yang berminat mengikuti program khusus INNA-K (e-Learning) silakan hadir. Kepanitiaan Tim e-Learning INNA-K juga akan menginformasi mengenai penerimaan Mahasiswa baru e-Learning UNPAD - INNA Kuwait periode 2009 - 2010. So...., Dont miss it!

Kami dari Panitian seminar khususnya dan Pengurus INNA-K umumnya, sangat berharap rekan-rekan Perawat dapat turut serta meramaikan undangan tersebut sehingga mampu berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini.


Terima Kasih,

INNA Kuwait

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 1:15 PM | 0 comments ShareThis
Friday, April 24, 2009
Assalamu'alaikum. Wr.Wb

Dalam rangka memperingati International Nurses Day, Kami mengundang teman-teman untuk mengikuti seminar dengan topik :

  1. Self Esteem “ disampaikan oleh Mr. Emad Abaidat Psi. (Psycholog Psychological Medicine Hospital)
  2. Nursing Profession today and future related to Global Competency Required” Disampaikan oleh Dr. Noora PHd (Dosen ilmu keperawatan, Nursing Departement Kuwait University).

Acara dilaksanakan pada hari sabtu, 9 mei 2009, Pukul 8.30 - 12.00 Siang di Indonesian Embassy Kaifan.

Acara ini sekaligus mendengarkan penyampaian perkembangan verifikasi Ijazah terkini dari Tim Verifikasi INNA-K.

Note :
  • Fasilitas : Snack, Certificate, dan Print Out
  • Teman-teman yang mengikuti verifikasi diharapkan hadir, ada acara penyampaian hasil verifikasi dan hal-hal penting sebagai tahap terakhir penyelesaian verifikasi yang perlu diketahui bersama.
  • Kontak person : Zulkifli 66748035, Woko 66515234



Wassalamu'alaikum. Wr.Wb


INNA-K

Labels: , , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:55 AM | 0 comments ShareThis



WWW.SMART-PIN-KUWAIT.BEC.BNI

Contact Us at email : admin@inna-k.org or Call: +96560739733