<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2107064986175153332?origin\x3dhttps://inna-k.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K)


Sambutan Ketua INNA-K Periode 2012 - 2017
Selamat datang di website Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K).
INNA-K terbentuk pada tanggal 11 Mei 2006 dengan kepengurusan yang tersebar di beberapa region negara Kuwait. Persatuan Perawat Indonesia di Kuwait sebelumnya telah terhimpun dalam satu wadah organisasi yang bernama APIK (Assosiasi Perawat Indonesia di Kuwait) sejak tahun 1994, Berdasarkan musyawarah bersama yang dihadiri oleh kepengurusan organisasi periode 2006 - 2008 dan perwakilan anggota dari masing-masing region, Maka APIK berganti dengan nama INNA-K.

Website ini dibentuk dengan tujuan sebagai media informasi dan komunikasi melalui berbagi informasi dan berkomunikasi sesama Perawat tentang profile Perawat, Keperawatan dan Kesehatan dengan komunitas Keperawatan dan masyarakat luas, baik dalam lingkup Kuwait maupun International. Semoga kunjungan Anda bermanfaat dan dapat mengkomunikasikan informasi yang didapat pada rekan sejawat maupun masyarakat luas nantinya.

Atas nama Ketua Organisasi INNA/PPNI cabang Kuwait periode 2012 - 2017, Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungannya. Website ini jauh dari kesempurnaannya, saran dan komentar Anda untuk kesempurnaannya merupakan kontribusi yang berharga bagi kami. Website ini adalah milik kita bersama, untuk itu diharapkan kepada Anda untuk membantu menyebarluaskan website ini kepada rekan sejawat dan masyarakat luas. Selamat bertugas! Semoga menjadi amal ibadah kita semua.

    Hormat Kami,

    Zulkifli Abdullah Usin, SKM
Sunday, May 10, 2015
Ketua dan Pengurus PPNI Perwakilan Kuwait (Inna-k Ppni) mengucapkan SELAMAT atas terpilihnya Bapak Harif Fadhillah, SKp, SH menjadi Pimpinan Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) periode 2015 - 2020 pada Munas IX Palembang 7 - 9 Mei 2015.

Harapan kedepan adalah Keperawatan di Indonesia semakin maju, baik di dalam maupun luar negeri. Selanjutnya dengan payung hukum Undang-Undang Keperawatan Indonesia rekan Profesi Perawat dapat merasakan adanya organisasi PPNI yang mampu mengakomudir aspirasi dan kepentingan anggota dalam upaya hidup bermartabat dan sejahtera menjalani Profesi Seorang Perawat.

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 12:36 PM | 0 comments ShareThis
Monday, July 8, 2013
Kepada Seluruh Anggota PPNI - INNA cabang Kuwait : Kami pengurus organisasi mengadakan acara "Peduli Indonesia" dalam rangka membantu saudara kita ditanah air yang mengalami musibah gempa Bumi di Aceh, Maka kami menghimpun dana solidaritas. Selengkapnya baca disini :




Atas partisipasinya kami selaku Pengurus INNA-K,khusus Bidang Kesejahteraan mengucapkan terimakasih semoga amal ibadah kita sekalian diterima Allah SWT. Aamiin.

Selanjutnya kami beritahukan kepada rekan-rekan perawat anggota PPNI - INNA Kuwait, bagi yang belum selesai formalitas verifikasinya bisa hubungi pengurus region masing-masing (gambar di atas). INNA-K akan mengadakan pengurusan Higher Education secara kolektif, daftarkan diri Anda dan selesaikan proses administrasi terkait proses tersebut.

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 3:43 PM | 0 comments ShareThis
Wednesday, June 12, 2013
Dalam rangka pelaksanaan Pemilu Tahun 2014, dan memenuhi hak politik WNI di Kuwait. PPLN Kuwait telah membuat pengumuman dan Daftar Pemilih Sementara Luar Negeri (DPSLN), apabila ada kekurangan nama atau data mohon dibaca pengumuman tertulisnya dan HANYA mengirimkan data tersebut ke nomor dan email yang telah tertera di pengumuman tersebut.

Berikut pengumuman tertulis dari PPLN Kuwait:

Kepada Yth,
Seluruh WNI di Kuwait

Dalam rangka Pemilu 2014, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuwait telah menyusun Daftar Pemilih Sementara Luar Negeri (DPSLN) Kuwait sebagaimana terlampir. Mohon kiranya Bapak/Ibu/Sdr/i dapat membuka DPSLN dimaksud dan mengecek apakah datanya sudah tercantum dalam DPSLN.

Bagi yang datanya belum tercantum dalam DPSLN atau belum lengkap atau yang datanya telah berubah, mohon kiranya dapat mengirimkan datanya (nama, nomor paspor, nomor Civil ID, tempat dan tanggal lahir, alamat dan nomor telpon) ke email pplnkuwait2014@gmail.com atau SMS ke nomor 99545712. Data yang telah masuk akan menjadi bahan pemutakhiran DPSLN untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN) Kuwait. Terima kasih.



Demikian Terima Kasih

KBRI Kuwait



Silakan klik link dibawah ini, Setelah terbuka untuk mendapatkan data lebih lengkap klik "file" dikiri atas lalu klik "download" :

DPSLN Kuwait Pemilu 2014.

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 12:45 AM | 0 comments ShareThis
Friday, February 22, 2013
KUWAIT CITY, FEBRUARI 2013
REGISTRASI ANGGOTA PPNI KUWAIT 


Seiring dengan adanya kepengurusan baru INNA-Kuwait 2012 s/d 2017 disertai dengan komitmen organisasi yang berinduk ke PPNI Pusat di Jakarta, oleh karena itu segala hal mengenai lingkup organisasi serta penataan organisasi PPNI Perwakilan Kuwait atau yang kita kenal INNA-K berkiblat ke PPNI Pusat di Jakarta terutama dalam kaitannya dengan Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga, sehingga kita akan terus bersinergi dengan PPNI Pusat dengan visi organisasi yaitu The Indonesian National Nurses Association is a strong voice for nursing, society and committed to the provision of quality professional nursing care in the public interest.

Pada Awal tahun ini 2013, kami PPNI Perwakilan Kuwait akan melakukan Registrasi serta pendataan Anggota ataupun Non anggota INNA-K dimana tujuan registrasi anggota salah satunya adalah  untuk mendata jumlah anggota kami di kuwait, sehingga apabila terjadi permasalahan yang terjadi pada anggota kami, maka kami selaku organisasi yang menaungi akan selalu mendukung secara optimal kepada setiap anggota. INNA-K dalam hal ini bisa lebih fokus melaksanakan program kerja dalam jangka waktu lima tahun ke depan, dimana salah satu program kerja kami adalah mensukseskan Verifikasi Ijazah Perawat Indonesia di kuwait.

Besar harapan program Registrasi dan pendataan Anggota ini bisa berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari semua Insan Perawat Indonesia di Kuwait. Adapun Registrasi dilaksanakan sampai dengan tanggal 28 Februari 2013, dan kepada semua Masyarakat perawat Indonesia yang akan mendaftarkan diri nya menjadi anggota INNA-K bisa menghubungi Tim Registrasi/Verifikasi ataupun Sekretaris Region.


Sekretaris PPNI Kuwait


Rana Purnama Lahardi SKep


Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 5:54 AM | 0 comments ShareThis
Saturday, February 9, 2013
KEMENTERIAN KESEHATAN RI MEMBUKA KESEMPATAN KEPADA TENAGA KESEHATAN DI SELURUH INDONESIA YANG BERAGAMA ISLAM, UNTUK MENJADI PETUGAS KESEHATAN HAJI INDONESIA TAHUN 2013 M/1434 H.

SEBELUM MELAKUKAN REGISTRASI ONLINE, SELURUH PEMINAT WAJIB MENYIMAK SELURUH KETENTUAN, KEMUDIAN MENG KLIK “SAYA MENYETUJUI DAN MEMATUHI PERSYARATAN INI” PADA BAGIAN BAWAH BACAAN.
  1. Silahkan unduh Surat Pengumuan disini
  2. Silahkan unduh Jadwal Rekrutmen disini
  3. Silahkan unduh Persyaratan disini
  4. Silahkan unduh Petunjuk Registrasi Online disini
  5. Silahkan unduh Daftar Kelengkapan Dokumen disini
  6. Silahkan unduh Contoh Form Surat disini
  7. Silahkan unduh daftar PO BOX dapat diunduh disini

HAL – HAL PENTING YANG HARUS DIPERHATIKAN :

  1. Pendaftar TIDAK DIPUNGUT BIAYA administrasi Rekrutmen. 
  2. Pendaftar diperbolehkan mendaftar SATU KALI.  Pendaftar dengan Registrasi lebih dari satu kali dinyatakan DISKUALIFIKASI.
  3. Pendaftar diminta menggunakan satu alamat surat elektronik (e-mail) sebagai syarat pendaftaran. Surat Elektronik (e-mail) akan digunakan sebagai syarat pendaftaran, pengumuman peserta latih, pemanggilan pelatihan dan diseminasi informasi lainnya. Untuk itu, harap pendaftar dapat mengecek e-mail pribadi secara rutin.



Sumber : puskeshaji.depkes.go.id/web/

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:07 AM | 0 comments ShareThis
Sunday, September 5, 2010
Surat Edaran Panitia Zakat INNA-K :

(klik 2x untuk perbesar dan print data)


Berikut adalah Form Pengisian Pembayaran Zakat :

(klik 2x untuk perbesar dan print data)

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 4:49 PM | 0 comments ShareThis
Sunday, June 20, 2010
Hamad Medis Corporation (HMC), Merupakan sebuah pelayanan kesehatan terbesar (Non-profit) di Doha, Qatar. Ditetapkan berdasarkan keputusan Emiri pada tahun 1979, Dimana mengelola 4 rumah sakit specialist diantaranya : Hamad General Hospital, Rumailah Hospital, Women’s Hospital, Psychiatric Hospital dan Primary Health Care Centers.

Telah bertahun-tahun, Hamad Medical Corporation menjadi pelayanan kesehatan dengan kualitas perawatan terbaik bagi semua pasien tanpa membedakan kewarganegaraan, sehingga berperan dalam memberikan "Kesehatan Untuk Semua" sebagaimana semboyan yang dicanangkan oleh negara Qatar.

Saat ini mereka sedang membuka kesempatan kerja atau lowongan kerja bagi Perawat Indonesia yang berkualitas dan berpengalaman untuk mengisi posisi sebagai berikut:
  • GENERAL MEDICAL
  • GENERAL SURGICAL
  • PEDIATRIC MEDICAL
  • PEDIATRIC SURGICAL
  • ICU ADULT
  • PEDIATRIC ICU

PERSYARATAN:
  • Lebih diutamakan wanita
  • Berijazah Degree in Nursing
  • Minimum 2 tahun pengalaman kerja dirumahsakit/klinik yang bereputasi baik
  • Mampu berbahasa Inggris, memiliki skor TOEFL akan lebih baik
  • Umur maksimum adalah 39 Tahun
  • Bersedia ditempatkan di Doha, Qatar

Benefits atau Keuntungan Perawat:
  1. Gaji: QR. 5.600 (Rp. 14.000.000), bebas pajak.
  2. Subsidi perawatan kesehatan bagi anda dan keluarga.
  3. Bonus akhir tahunan.
  4. Tiket Pesawat tiap cuti tahunan.
  5. Full tunjangan akomudasi (rumah, furniture, dan transportasi)
  6. 35-50 hari liburan per tahun + 5 hari libur Idul Fitri + 5 hari libur Idul Adha
  7. Emergency Leave.
  8. Tunjangan pendidikan untuk anak.
  9. Penempatan yang menunjang.
  10. Pengenalan perbedaan kebangsaan.
  11. Dukungan terhadap keahlian bahasa.
  12. Cuti tahunan dibayarkan.

Bila Anda membuat komitmen untuk bekerja dengan kami, Hamad Medical Corporation juga membuat komitmen untuk membantu mengembangkan karir Anda dan membuat waktu Anda bersama kami lebih positif. Untuk memastikan bahwa kami memenuhi kebutuhan Anda, kami menyediakan sejumlah manfaat kepada karyawan kami. Untuk info lebih lanjut tentang manfaat, silahkan mengunjungi http://www.hmc.org.qa/hr.

CARA MENDAFTAR?:

Jika Anda tertarik untuk mendaftarkan diri dan Anda memenuhi syarat untuk posting di atas, silakan mengirimkan CV Anda dalam format Ms Word ke: hmc@lansima.com, silahkan menunjukkan posisi lowongan yang diterapkan pada subjek diatas.

Pastikan Anda mengisi data diri dibawah ini pada CV tersebut:
1) Umur Anda. 2) Tinggi Anda (dalam cm) dan Berat (Kg). 3). Total Pengalaman. 4). Lokasi Sekarang

WAWANCARA DAN SELEKSI:

Komite Medis Hamad Corporation akan melakukan wawancara di daerah berikut:
  • Jakarta: 27 -29 Jun 2010
  • Surabaya: 1-2 Juli 2010

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 11:45 AM | 0 comments ShareThis
Sunday, June 6, 2010
Pelaksanaan MUSCAB Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K) telah selesai dilaksanakan, yaitu pada Sabtu - 05 Juni 2010 pukul 09.00 - 15.30 WK di Gedung KBRI Kuwait dengan dihadiri lebih dari 80 orang Perawat serta beberapa tamu undangan perwakilan Organisasi Masyarakat Indonesia di Kuwait.

Eko Priyanto (kiri) - Dudih Hidayat (kanan)

Adapun hasil akhir perhitungan suara yang diperoleh masing-masing calon Ketua INNA-K adalah sebagai berikut ; Eko Priyanto S.Kep 221, Zulkifli A. AMK, SKM 108, Syaifulloh SKP 69, dan Suhardi AMK 24 suara. Sedangkan suara Abstain 5 dan yang dianggap tidak sah sebanyak 6 suara. Sehingga jumlah total pemilih sebanyak 433 suara.




Jika dilihat dari jumlah total Perawat Indonesia, termasuk mereka yang tergolong Staff Paramadik di kuwait yang saat ini mencapai angka sekitar 700 orang, maka total jumlah suara pemilih hanya mewakili sekitar 60% suara. Namun demikian partisipasi tersebut cukup memuaskan karena dianggap telah mewakili beberapa region yang berada di Kuwait.




Proses pelaksanaan MUSCAB INNA-K 2010 berjalan dengan lancar, sambutan dari Ketua Panitia MUSCAB Yan Sururi H. menandai di bukanya acara tersebut. Selanjutnya adalah sambutan dari pihak KBRI, Kemudian diteruskan oleh Ketua INNA-K periode 2008 - 2010 Dudih Hidayat, S. Kep. dalam penyampaian pelaporan akhir dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dimasa 2 tahun jabatannya serta laporan financial yang dimiliki Organisasi INNA-K.




Penyampaian proses pelaksanaan pemilihan ketua INNA-K serta ketentuan secara tekhnis yang berhubungan langsung dengan para calon ketua yang diunggulkan (4 orang dari 13 orang calon sebelumnya) cukup menegangkan, dimana panitia MUSAB beberapa kali melakukan voting dalam mengambil keputusan penetapan ketentuan. Salah satunya adalah ketidak hadirannya salah satu calon Ketua INNA-K (Syaifulloh SKP) tanpa surat pemberitahuan resmi. Voting menyatakan Syaiful tetap akan dijadikan ketua apabila terpilih.



Setelah break waktu sholat zuhur dan makan siang bersama, acara kembali dimulai dengan pembagian 2 kelompok diskusi dalam pembahasan pengurangan atau penambahan serta pemantapan dari Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Garis Besar Program Kerja (GBPK).

Akhirnya acara pembacaan hasil suara pemilihan Ketua INNA-K periode 2010 - 2012 dimulai pukul 14.00 WK dengan dihadiri saksi dari perwakilan region. Hasilnya adalah mengangkat nama Eko Priyanto S.Kep sebagai Ketua INNA-K periode 2010 -2012.

Dengan demikian sambutan dari Ketua INNA-K baru tersebut menutup rangkaian acara MUSCAB INNA-K 2010 yang terlebih dahulu ditetapkan 9 nama Dewan Formatur yang akan membantu ketua baru dalam memilih Kepengurusan Organisasi INNA-K dibawah tanggungjawabnya sebegai Ketua.



Selamat Atas Terpilihnya Ketua Baru INNA-K Periode 2010 - 2012

Bapak Eko Priyanto S.Kep



Semoga dapat membawa INNA-K lebih maju dan bermanfaat bagi Perawat Indonesia di Kuwait

Labels: , , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:35 PM | 0 comments ShareThis
Sunday, May 30, 2010
Setelah melalui tahapan-tahapan proses pengajuan bakal calon ketua (balon) dan penentuan calon ketua, akhirnya yang maju dalam proses pemilihan ketua umum PPNI periode 2010 – 2015 adalah Dewi Irawati, PhD dan Prayetni, SKp., M.Kep dengan perolehan suara pengajuan calon dari setiap propinsi, Dewi 19 suara dan Prayetni 12 suara.

Sebelumnya telah diadakan Polling yang diikuti oleh 96 responden, Program Polling yang dipublikasikan oleh blog tabloid ners ditutup dengan hasil polling tertinggi diraih oleh Harif Fadillah, SKp., SH (42.7%), Prayetni, SKp.,M.Kep,. (37.5%), Dewi Irawati, PhD, (11.5%) dan lain-lain (8.3%).

Hasil polling tersebut hanya merupakan refleksi dari komunitas Perawat, dimana belum tentu hasil sebenarnya seperti itu. Hal ini terbukti pada hasil pemungutan suara di MUNAS VIII di Balik Papan ternyata yang maju dalam pencalonan adalah Dewi dan Prayetni.

Dari kedua calon yang diajukan dilakukan proses pemungutan suara dari seluruh perwakilan daerah yang memiliki hak suara dengan menunjukkan surat mandat yang diberikan oleh pengurus Propinsi asal. Proses pemungutan suara berlangsung hingga dini hari, dan seluruh peserta MUNAS mengikuti dengan setia untuk memilih calon yang akan memimpin perawat Indonesia lima tahun kedepan.

Perolehan suara akhir dari pemungutan suara adalah Dewi Irawati, PhD 439 suara dan Prayetni, SKp.,M.Kep 264 suara dengan suara tidak sah atau absten 22 suara. Proses pemungutan dan perhitungan suara selesai hingga pukul 03.30 wita.


SELAMAT KEPADA KETUA PPNI PERIODE 2010 – 2015 YANG TERPILIH

IBU DEWI IRAWATI, PhD

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:17 PM | 3 comments ShareThis
Wednesday, May 26, 2010
Berikut adalah wajah ke-empat orang Kandidat calon Ketua INNA/PPNI cabang Kuwait periode 2010 - 2012 yang menjadi kartu suara pemilihan nantinya :

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 11:01 PM | 0 comments ShareThis
Friday, May 21, 2010
Sehubungan dengan segera berakhirnya Kepengurusan INNA-K periode 2008 - 2010, Tim Verivikasi Ijazah mengundang seluruh anggota INNA-K dan khususnya bagi mereka yang terdaftar pada Tim Verifikasi untuk membahas serta mendengarkan laporan akhir dari rangkaian kegiatan yang telah dilakukan. Klik undangan dibawah ini untuk memperbesarnya :

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:11 PM | 0 comments ShareThis
Tuesday, April 6, 2010
Jakarta, Belum lama ini masyarakat sempat dikejutkan dengan isu munculnya wabah penyakit berbahaya yang beredar melalui SMS atau pesan singkat serta e-mail.

Dalam berita yang beredar via SMS dan e-mail tersebut, pengirim pesan mengatasnamakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan mencantumkan nama salah seorang tokoh IDI.

"Saat ini ada wabah pengerasan otak atau sumsum tulang belakang. Jangan minum produk:
  • Extra Joss,
  • M-150,
  • Kopi Susu Gelas,
  • Kiranti,
  • Kratingdaeng,
  • Hemaviton,
  • Neo Hormoviton,
  • Marimas,
  • Frutillo,
  • Segar Sari,
  • Pop Ice,
  • Segar Dingin Vit C,
  • Okky Jelly Drink,
  • Inaco, Gatorade,
  • Nabati,
  • Adem Sari,
  • Naturade Gold,
  • Aqua Splash Fruit,
Karena mengandung aspartame (lebih keras dari biang gula) racun yang menyebabkan diabetes, kanker otak dan bisa mematikan sumsum tulang. Diteruskan kepada orang-orang yang kita sayangi
(Dr H Ismuhadi, MPH)," begitu isi pesan yang beredar melalui SMS dan e-mail tersebut.

Menanggapi isu tersebut, Pengurus Besar IDI membantah secara tegas dan menegaskan bahwa kabar tersebut bukan berasal dari IDI ataupun PB IDI. Demikian dikatakan dr Prijo Sidipratomo SpRad, Ketua Umum IDI, saat ditemui dalam acara diskusi IDI di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (6/4/2010).

Ketua Umum IDI menyatakan pula, PB IDI tidak pernah mengeluarkan pernyataan baik secara lisan maupun via SMS atau e-mail. Pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh PB IDI dilakukan secara tertulis dengan menggunakan kop surat resmi organisasi dan ditandatangani oleh ketua umum dan sekretaris jenderal.

"Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak mudah percaya dengan berita yang beredar yang belum terbukti kebenarannya dan untuk melakukan pengecekan terhadap kebenaran berita tersebut bisa melalui IDI setempat atau melalui dinas kesehatan setempat," tuturnya.




Sumber : KompasHealth.Com

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:23 PM | 0 comments ShareThis
Tuesday, January 26, 2010
Jakarta, BNP2TKI, Selasa (26/01) - Kabar gembira bagi calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang hendak bekerja ke luar negeri. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengurus paspor. Sebab, Kementerian Hukum dan HAM (Menkum HAM) telah menggratiskan pembuatan paspor tersebut.

"Insya Allah, selama saya jadi Menkum HAM akan saya pertahankan, karena ini merupakan hadiah bagi masyarakat Indonesia yang akan berangkat bekerja ke luar negeri," kata Menkum HAM, Patrialis Akbar, dalam jumpa pers di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/01).


"Untuk paspor nol rupiah. Tidak satu rupiah pun dipungut," katanya menambahkan.

Menurut Patrialis, paspor gratis tersebut tentunya direkomendasikan oleh perusahaan Penyedia Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). Calon TKI tidak diperbolehkan untuk mengurus paspor secara sendiri-sendiri.

Mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengungkapkan, program baru ini mulai diluncurkan sejak 11 Januari 2010 lalu. Hingga sekarang, sudah ada 11.848 paspor gratis yang diberikan kepada calon TKI. Rinciannya 4.594 paspor TKI dikeluarkan oleh unit khusus di Tangerang, sedangkan sisanya dilakukan diberbagai Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia.

"Diperkirakan sebanyak 350.000 orang TKI dalam satu tahun yang akan datang digratiskan biaya paspornya. Jika dikenakan paspor 24 halaman Rp 50 ribu, maka dalam satu tahun beban TKI secara nasional ditanggung negara sebesar Rp 17,5 miliar," paparnya.

Masih soal paspor, tambahnya, saat ini masyarakat umum dapat membuat paspor lebih cepat. "Dari 7 hari menjadi 4 hari kerja," ujarnya.***(IB)

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 11:06 PM | 0 comments ShareThis
Tuesday, November 24, 2009
Angka kematian bayi dan ibu melahirkan di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, amat memprihatinkan. Sebanyak 96 bayi meninggal dari 1.000 kelahiran hidup. Kematian ibu pascamelahirkan mencapai 45 orang dari sekitar 4.000 jumlah kelahiran. Oleh karena itu, tambahan bidan dan perawat sudah amat mendesak.

Kematian ibu melahirkan secara umum di NTT sebagian besar akibat gizi buruk dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Demikian dikatakan Bupati Timor Tengah Selatan Paul VR Mella ketika ditemui di SoE, ibu kota Timor Tengah Selatan, Jumat (20/11).

Untuk menekan jumlah kematian bayi, kader posyandu, Alexander Leokuna, rutin berkeliling ke rumah-rumah penduduk di Desa O’Obibi, Kecamatan Kot’Olin, untuk melakukan penyuluhan mengenai pentingnya posyandu bagi ibu dan balita.

Melihat pentingnya masalah kesehatan, masyarakat desa akhirnya sepakat memberlakukan denda Rp 2.500 bagi yang tidak datang ke posyandu. ”Kalau tidak dipaksa, banyak yang tidak mau datang,” kata Leokuna, yang sudah 10 tahun menjadi kader posyandu.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Timor Tengah Selatan akan tenaga kesehatan, Mella mengatakan, daerahnya tidak hanya membutuhkan tambahan dokter pegawai tidak tetap (PTT), tetapi juga—jika memungkinkan—bidan dan perawat PTT. Saat ini di satu puskesmas hanya ada lima bidan. Padahal satu puskesmas melayani sekitar 18.000 penduduk di dua-tiga kecamatan. Untuk menjangkau seluruh pelosok desa di Timor Tengah Selatan diperlukan 228 bidan.

Banyak tenaga kesehatan bukan PNS, tetapi sukarelawan yang mendapat bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Daerah Tertinggal dan Khusus,” kata Mella.

Karena jumlah anggaran kesehatan di pemerintah daerah tidak mencukupi semua kebutuhan dasar masyarakat, Mella berharap Pemerintah Provinsi NTT dan Departemen Kesehatan bisa memberikan tambahan dokter, bidan, dan perawat PTT karena pemerintah kabupaten tidak diizinkan mengangkat tenaga honorer. ”Itu aturannya. Jadi harus ada intervensi provinsi dan pusat,” ujarnya.

Tahun lalu Timor Tengah Selatan pernah mengajukan permohonan 18 tenaga kesehatan. Namun, jumlah pendaftar tak sesuai dengan harapan. ”Mungkin setelah melihat sulitnya medan di Timor Tengah Selatan, orang tak mau datang,” kata Mella. (LUK)



Suber : Kompas.Com

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 12:32 AM | 0 comments ShareThis
Thursday, October 22, 2009
Jakarta, Penunjukan nama Dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, DR.PH menjadi menteri kesehatan memang cukup mengejutkan. Peneliti virus lulusan Harvard ini akan menjadi bintang baru di depkes, salah satu departemen yang punya tugas berat menyehatkan anak bangsa.

Saat ini Endang adalah Direktur di Center for Biomedical and Pharmaceutical Research & Programme Development National Institute of Health Research & Development-MOH (Puslitbang Biomedis dan Farmasi) sejak Februari 2007. Lembaga puslitbang biomedis dan farmasi ini berkantor di Percetakan Negara, Jakarta atau dekat dengan kantor Namru.

Puslitbang Biomedis dan Farmasi ini tugasnya antara mengidentifikasi parasit, pembiakan, kultur parasit dan uji coba obat secara in-vitro dan in-vivo dengan menggunakan hewan percobaan untuk penyakit filariasis, malaria dan demam dengue. Melakukan identifikasi, kultur cacing usus dan cacing lainnya. Melakukan test Enzyme Link Immuno Sorbent Assay (ELISA) dan transformasi limfosit, serta Polimerase Chain Reaction (PCR), dan lainnya.

Endang tercatat sebagai dokter lulusan FKUI tahun 1979, kemudian meraih gelas Master of Public Health dari Harvard School of Public Health, Boston tahun 1992 dan mendapat gelar Doctor of Public Health juga dari Harvard School of Public Health, Boston tahun 1997.

Mantan Menkes Siti Fadilah Supari menyebut Endang merupakan orang yang paling dekat dengan Namru 2 (The US Naval Medical Research Unit Two). Dia memiliki akses untuk keluar masuk dengan bebas di Namru.

Nama Endang muncul menggantikan Nila Djuwita Anfasa Moeloek yang sebelumnya dijagokan duduk di kursi tertinggi depkes.

Siti Fadillah Supari berharap Menteri Kesehatan yang baru tidak mengubah kesepakatan dengan WHO tentang pengiriman virus dengan cara baru, yang memberikan akses vaksin terhadap negara pengirim virus. Dikatakan Siti, persoalan virus sangat penting karena menyangkut ketahanan nasional. Dia berharap penggantinya mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi.

-----------------------//------------------------



Menkes Endang saat diuji SBY-Boediono

Presiden SBY menunjuk Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai Menteri Kesehatan (Menkes). Sebelum pengumuman kabinet, Endang menjalani audisi di depan SBY-Boediono di Cikeas, Rabu (21/10).





Untuk mengetahui lebih jelas profile dari Menkes baru ini, silakan buka link berikut yang berformat PDF : Dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, DR.PH

Berikut adalah susunan "Kabinet Indonesia Bersatu 2009-2014" : Daftar Nama.



Sumber : Detik.com

Labels:


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 12:39 AM | 0 comments ShareThis
Tuesday, October 6, 2009
Departemen Kesehatan RI membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia lulusan D-III/DIV/S1/S2 untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Departemen Kesehatan Tahun 2009 yang akan ditempatkan di Kantor Pusat dan seluruh Unit Pelaksana Teknis milik Departemen Kesehatan di Daerah.


  1. PERSYARATAN UMUM :

    • Warga Negara Republik Indonesia.

    • Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat 01 Desember 2009.

    • Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan.

    • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri maupun pegawai swasta.

    • Tidak berkedudukan sebagai Calon/PNS, Calon/Anggota TNI/Polri, anggota/pengurus partai politik dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain.

    • Berbadan sehat.


  2. PERSYARATAN KHUSUS :

    • Bagi pelamar yang mendaftar untuk mengisi formasi Dokter/Dokter Gigi :

      • Memiliki STR sebagai Dokter/Dokter Gigi,
      • Tidak berstatus sebagai peserta PPDS,
      • Prioritas pasca PTT (Pegawai Tidak Tetap)

    • Pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Non Kesehatan (Ilmu Komputer, Ekonomi dan lain-lain) melampirkan foto copy Transkrip yang mencantumkan peminatan atau SuratKeterangan yang menyatakan program studi/peminatan/jurusan dari institusi.

    • Peminatan formasi pendidikan S2 harus melampirkan ijazah D-IV/S1 yang sejalur/sesuai dengan program studi.

    • Peminatan pada Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk formasi pendidikan D-III Kesehatan Lingkungan dan S1 Kesehatan Masyarakat hanya untuk Pria.


Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Departemen Kesehatan Tahun 2009 dapat dilihat pada table dibawah ini :


Informasi selengkapnya silakan buka situs berikut ini dengan menggunakan browser "Internet Explorer" : http://www.kepegawaian.depkes.go.id/

Labels:


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 6:21 PM | 0 comments ShareThis
Saturday, June 27, 2009
Rapat Kerja Nasional Luar Biasa (RAKERNASLUB) PPNI dilaksanakan untuk menyikapi kondisi yang mendesak dan genting mengenai pengesahan RUU Keperawatan Indonesia. Hasil keputusan RAKERNASLUB adalah sebagai berikut:
  1. Apresiasi terhadap DPR RI yang telah merespon tuntutan PPNI sehingga aksi mogok nasional belum dilaksanakan.
  2. Aksi mogok nasional akan dilakukan apabila :
    • Sampai dengan tanggal 4 Juli 2009 tidak dilakukan pembahasan RUU Keperawatan.
    • Undang Undang Keperawatan tidak disyahkan pada periode DPR RI 2004-2009.
    • Pelaksanaan mogok nasional ditentukan oleh Pengurus Pusat PPNI
  3. Perawat yang tidak mengikuti aksi mogok, akan diberikan sangsi organisasi.
  4. Aksi mogok nasional akan mengikuti aturan PP PPNI dan Internasional Council of Nurses dan mengikat semua perawat yang melakukan aksi mogok nasional.
  5. Pengurus Propinsi PPNI siap menyuarakan rancana mogok nasional
  6. Pengurus Pusat wajib mengirim surat kepada Presiden RI ditembuskan kepada Ketua DPR, MPR, Menkes, Ka POLRI, Gubernur seluruh Indonesia, PERSI, ARSADA, YLKI, ICN, dan stakeholder lainnya.
PPNI terpaksa melakukan mogok nasional sebagai jalan terakhir yang kami tempuh. Untuk itu, kami Perawat Indonesia meminta maaf kepada masyarakat Indonesia yang memerlukan jasa perawatan akan tidak bisa kami penuhi seperti biasanya pada periode mogok yang kami rencanakan.


Gerakan Sukseskan UU Keperawatan PP PPNI :

Harif Fadilah, SKp, SH (HP. +628161435752)
Masfuri, Skp, MN (HP. +6281318965892)
M Hadi, SKM, MKep ( HP. +62818488139)


Jakarta, 22 Juni 2009.
Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia
Ketua Umum,


Prof. Achir Yani S. Hamid, MN, DNSc.

Labels:


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 8:31 PM | 0 comments ShareThis
Wednesday, May 13, 2009
Nursing Board Indonesia (NBI) adalah otoritas berbasis profesi yang dibentuk oleh Pemerintan dan berkedudukan dibawah Departemen Kesehatan (Depkes) RI.

Nursing Board Indonesia memiliki kewenangan untuk membuat dan menjalankan seperangkat aturan yang diperuntukkan untuk meningkatkan nilai profesionalitas dan akuntabilitas praktik Perawat generalis maupun Perawat spesialis di Indonesia dan mancanegara.

Fungsi Nursing Board Indonesia (NBI) adalah:
  1. Untuk mengesahkan atau menolak permohonan aplikasi registrasi guna mendapatkan sertifikasi praktik Perawat generalis maupun sertifikasi praktik Perawat spesialis di Indonesia

  2. Untuk mengeluarkan sertifikat izin berpraktik bagi praktik Perawat generalis maupun praktik Perawat spesialis

  3. Untuk mengakreditasi :
    • Kursus-kursus di Indonesia yang terkait erat dengan proses registrasi praktik Perawat generalis maupun registrasi untuk praktik Perawat spesialis.
    • Kursus-kursus di Indonesia yang meningkatkan kualifikasi perawat dalam rangka memenuhi persyaratan bagi registrasi praktik Perawat generalis maupun praktik Perawat spesialis yang akan diikuti di NBI.
    • Institusi di Indonesia yang menawarkan beberapa jenis kursus yang bisa diikuti oleh Perawat generalis dan Perawat spesialis.

  4. Untuk mengatur standar pelatihan dan pendidikan bagi Perawat terdaftar [registered nurses] dan praktik Perawat spesialis.

  5. Untuk mengatur standar dan ruang lingkup praktik bagi Perawat terdaftar [registered nurses] dan praktik Perawat spesialis.

  6. Untuk mengatur norma dan etika profesional bagi Perawat terdaftar [registered nurses] dan praktik Perawat spesialis.

  7. Secara umum melaksanakan berbagai aktivitas seperti peraturan profesi, perkara dan hal lain yang diperlukan bagi pelaksanaan peraturan profesi di lapangan
Sahabat Perawat sekalian,

Registered Nurse adalah seorang Perawat yang telah menyelesaikan pendidikan Keperawatan dan berkompetensi untuk melakukan pelayanan keperawatan klinik yang dibuktikan dengan sertifikat Registered Nurse (RN) melalui proses akreditasi.

Hal ini tercantum dalam salah satu kesepakatan negara-negara anggota Asean pada perjanjian Mutual Recognition Arrangement (MRA) on Nursing Service yang ditandatangani di Cebu pada 8 Desember 2006, adalah menggunakan satu tanda dalam pertukaran dan pelatihan tenaga keperawatan yaitu Regestered Nurse (RN).

Selama ini Perawat-perawat Indonesia melakukan registerasi RN di luar negeri dan biaya-nya pun sangat mahal. Hal ini masih terjadi hingga kini karena di Indonesia masih belum memiliki lembaga yang berwenang melakukan sertifikasi registrasi RN tersebut, yaitu sebuah lembaga bentukan pemerintah dibawah Departemen Kesehatan yang boleh diberi nama Nursing Board Indonesia [NBI].

Akibat dari keengganan Pemerintah Indonesia dalam hal ini Depkes RI dalam membentuk Nursing Board ini, Perawat Indonesia akhirnya hanya menjadi 'Jago Kandang' yang 'Keok' dalam kiprahnya secara Internasional hanya karena Perawat Indonesia tidak memiliki selembar sertifikat RN saja.

Oleh karena itu, mari kita suarakan bersama, kita desak Pemerintah melalui Presiden RI 2009 - 2014 yang terpilih nanti agar segera merealisasikan lembaga registrasi RN di Indonesia. Mengapa harus diwujudkan, karena keberadaan lembaga registrasi RN tersebut akan membawa dampak positif bagi tenaga Perawat Indonesia yang akan bekerja di dalam maupun di luar negeri.

Sebagai bahan pertimbangan kita bahwa gaji Perawat dengan sertifikat RN di USA dan belahan bumi manapun pasti lebih tinggi dibanding yang tidak bersertifikat RN. Contohnya, RN di Amerika minimal 50 dollar per jam, bila tidak memiliki sertifikat RN maksimal 7-10 dollar per jam.

Hal ini dapat membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Selain itu, lulusan Diploma III atau Sarjana Keperawatan yang memiliki sertifikat RN akan diakui dan diterima bekerja di lebih dari 100 negara di dunia.

Oleh karena itu, bila anda Perawat atau Pemerhati dunia Keperawatan, suarakan aspirasi anda dengan bergabung di group ini agar suara kita nyaring terdengar!

"1 JUTA PERAWAT MENUNTUT PRESIDEN RI 2009 - 2014 BENTUK NURSING BOARD DI INDONESIA"


Bangkit Perawat Indonesia,

Admins Group


Oleh : keiramumtaz@yahoo.com

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 12:06 AM | 0 comments ShareThis
Friday, May 8, 2009
Hari Perawat Internasional (International Nurses Day) yang diperingati pada tanggal 12 Mei 2009, perlu dijadikan momentum untuk meningkatkan citra Perawat Indonesia kepada masyarakat sekaligus mendorong perjuangan percepatan pembahasan Undang-Undang Keperawatan yang saat ini sudah berada di BALEG DPR-RI serta menjalin solidaritas antar Perawat dan pengabdian pada klien/masyarakat sebagaimana yang telah dilakukan sebelumnya melalui Gerakan Nasional Perawat Indonesia pada tanggal 12 Mei 2008.

Sehubungan dengan hal tersebut, bersama ini kami menginstruksikan kepada Pengurus PPNI Propinsi di seluruh Indonesia agar mengadakan kegiatan nasional yang bersifat menyeluruh dan bersama-sama dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Pada tanggal 12 Mei 2009, secara serentak mulai pukul 10:00 WIB seluruh Pengurus PPNI dari tingkat Propinsi (melibatkan PPNI Kabupaten/Kota dan Komisariat) mengadakan kegiatan sosial kesehatan pada masyarakat yang bersifat "friendly and caring" seperti pemeriksaan tekanan darah gratis, pemeriksaan gula darah gratis, dan lain-lain, di tempat umum dan ramai (misal: terminal, bandara, stasiun kereta, mal-mal dan lain-lain).
  2. Membagikan bunga di ruas-ruas jalan Pusat Kota di tiap-tiap Propinsi/daerah.
  3. Mengadakan Audiensi dan Advokasi pada Pemerintah Daerah dan/atau DPRD agar mendukung UU Keperawatan dan Kebijakan yang berpihak pada Perawat.
  4. Tetap menyuarakan kepentingan/urgensi disahkannya UU Keperawatan di tahun 2009 dalam berbagai media publikasi dan kegiatan seperti seminar, pemasangan spanduk, baleho, poster, dan lain-lain.
  5. Kegiatan diupayakan untuk diliput oleh media massa sesuai kemampuan.
  6. Tema kegiatan sesuai dengan ICN dan Perjuangan PPNI "Urgensi Undang-Undang Keperawaran, Delivering Quality, Serving Community, Nurses Leading Care Innovation".

Demikianlah instruksi ini disampaikan agar dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.


Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia
Ketua Umum,


Prof. Achir Yani S. Hamid, DNSc




Sumber : PPNI Pusat Jakarta

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 11:24 PM | 0 comments ShareThis
Monday, May 4, 2009
Perkembangan Periode Desember 2008 - April 2009

Bulan Desember 2008
  • INNA-K melakukan pertemuan untuk mengadakan anjangsana ke DUBES RI, dengan melayangkan surat terlebih dahulu. Namun tidak mendapat jawaban. Sulihamdani yang sudah mempunyai surat dari Kuwaity (Wasta) mencoba mengadakan pertemuan ke Higher Education, namun tidak mendapatkan hasil dikarenakan Madam Hayah selaku Direktur tidak berada ditempat (sedang cuti).

  • Beberapa kali TIM Verifikasi ke Higher Education tidak membuahkan hasil, selalu jawabnya "no reply".Staff Higher Education menyampaikan bahwa jika ingin bertemu dengan Madam Hayah, paling tidak pada awal bulan Januari 2009 dimana beliau akan join pada mingu pertama.

Bulan Januari 2009
  • Tim Verifikasi kembali ke Higher Education sesuai dengan informasi Staff pegawai disana untuk ketemu dengan Madam Hayah selaku Direktur, namun hanya mendapatkan kegagalan. Informasi yang didapat bahwa Beliau extend hingga akhir bulan Januari 2009.

  • Tanggal 3 Januari 09, Saleh Alwani selaku Direktur PT. Binawan Group datang ke Kuwait untuk menyerahkan data Perawat yang lulus test dan siap diterima bekerja di Kuwait. Kesempatan ini dimanfaatkan Pengurus INNA-K dengan meminta bantuan beliau menyampaikan ke Madam Awatif Al Qattan selaku Direktur of Nursing Kuwait pada pertemuan yang direncanakannya.

  • Selasa, 6 Janurai 09. Saleh Alwani terbang kembali ke Indonesia, Pengurus INNA-K mengantarkan beliau sampai ke Bandara. Sebelum kepulangan beliau, diadakan perbincangan tentang hasil pertemuannya dengan pihak Direktur of Nursing.

  • Kesimpulannya Pak Saleh menyampaikan bahwa Madam Awatif tidak bisa membantu karena persoalan pada Higher Education berbeda department, ditambah lagi dia tidak mempunyai relation. Madam Awatif mencotohkan negara-negara lain yang bermasalah dalam hal verifikasi ijazah, pihak Embassy yang besangkutan langsung menyambangi ke Higher Education untuk mendiplomasikan dan mengkomunikasikan permasalahan tersebut.

Bulan Februari 2009
  • Tim Verifikasi INNA-K ke Higher Education lagi, sesuai informasi bahwa Madam Hayah awal bulan ini datang dari cutinya. Namun ketika sampai ternyata beliau tidak ada ditempat.

  • Kemudian Ketua INNA-K membuat appointment ke Director of Nursing Madam Awatif selaku board of Nursing Kuwait, untuk menyampaikan perihal verifikasi ini. Ketua INNA-K diterima oleh Madam Intisar (sekretaris Madam Awatif), Beliau menjanjikan akan memberikan appointment. Namun hingga akhir bulan tidak mendapatkan kabarnya.

Bulan Maret 2009
  • Pada bulan Maret Dudih Hidayat (Ketua INNA-K) kembali mendatangi Ministry of Higher Education untuk meminta appointment bertemu dengan MR.Abdullah, setelah mengetahui bahwasanya posisi Direktur Higher Education sekarang sudah dipegang oleh Mr.Abdullah bukan lagi oleh Madam Hayah.

  • Dengan sedikit bersusah, Akhirnya appointment di dapat seminggu setelahnya. Selanjutnya Informasi tentang adanya appointment untuk bertemu dengan Mr.Abdullah segera dikabarkan ke Tim Verifikasi INNA-K.

  • Pada hari H nya, Tim verifikasi INNA-K yang terdiri dari Pak Supri, Pak Suli Hamdani, Eko Priyanto dan saya sendiri selaku ketua INNA-K mendatangi Ministry of Higher Education. Namun sayangnya Sekretarisnya mengatakan bahwa Mr.Abdullah ada rapat mendadak sehingga tidak ada dikantornya hari ini. Kemudian kami meminta me-reschedule lagi appointmet, Akhirnya besoknya appointment diberikan. Kemudian pada hari berikutnya Tim Verifikasi datang lagi ke Higher Education.

  • Ketua INNA-K meminta appointment pada pihak Direktur Higher Education agar bisa terjadi pertemuan dengan pihak Embassy Indonesia. Dudih akhirnya bertemu dengan Mr. Abdullah kemudian menyampaikan panjang lebar tentang Verifikasi Ijazah Perawat Indonesia, dengan menyampaikan pula bahwa INNA-K telah menemukan bukti bahwa verifikasinya sudah sampai di tempat tersebut (Higher Education). Akhirnya Mr. Abdullah memerintahkan Staffnya untuk membantu Perawat Indonesia serta mencari datanya.

  • Pada tanggal 18 Maret 2009, PIP Partai Keadilan Sejahtera Kuwait menggundang pihak DPP Biro Hubungan Luar Negeri dalam rangka Jaulah dan berencana akan mengadakan kunjungan ke KBRI. Sehubungan dengan itu, INNA-K meminta bantuannya untuk menyampaikan persoalan ini ke Bapak Duta Besar RI Kuwait agar segera melakukan langkah untuk membantu verifikasi ijazah Perawat Indonesia di Kuwait.

  • Pak Suli selaku Ketua Tim Verifikasi dan Eko bersama dengan Ust. Izzudin Abdul Manaf bertemu dengan Pak Dubes. Menurut penuturan Duta Besar RI, Beliau akan segera mengadakan pertemuan dengan Under Secretary Higher Education untuk meminta informasi dan duduk persoalan verifikasi ijazah ini.

Bulan April 2009
  • Kemabali Ketua INNAK ke Higher Education bertemu dengan Madam Nada selaku Staff HE, untuk menagih janjinya bahwa dia akan memeriksa verifkasi Perawat Indonesia. Dia kemudian meminta data Perawat Indonesia, dengan dibuatkan format list Perawat yang bermasalah serta menuliskan nama-namanya dalam bahasa Indonesia dan Arab untuk memudahkan pengecekan.

  • Tim Verifikasi kembali ke Higher Education untuk secara bertahap mengumpulkan data peserta yang ikut verifiksi ijazah yang kemudain diserahkan ke Madam Nada. Dari 30 orang, Seminggu setelahnya mendapatkan respon dimana 8 orang telah terselesaikan.

  • Minggu berikutnya menyerahkan lagi dan mendapatkan 27 nama telah diselesaikan, Hingga akhir Minggu ke-4 bulan April 2009 Tim Verifikasi INNAK mendapatkan informasi dari Madam Nada bahwa sejumlah 138 orang telah di repay verifikasinya dari Indonesia (Ini merupakan total dari 308 orang yang terdaftar pada Tim Verifikasi). (Daftar nama bisa Anda download pada link di paling bawah)

Bagi Perawat Indonesia yang telah selesai mendapatkan replay verifikasi dari Indonesia, Pihak Higher Education mengharapkan setiap individu untuk datang ke Higher Education dengan membawa request baru (renew) dari Ministry of Health.

Prosedur mendapatkan renewal itu adalah :

  1. Datang ke Gedung tempat Almarhum MR. Wahman berada, orang yang menggantikan MR. Wahman akan membantu membuat renew request tersebut

  2. Membawa request lama dan menyiapkan fotocopy dari Unggul Translation lengkap (yang terpenting adalah Ijasah akhir Perawat + Transkrip, Ijazah SMA + Transkirp atau Raport)

  3. Setelah selesai dibawa ke Higher Education (Gedung 3), untuk di register dan di stamp. Kemudian bawa ke gedung 4 dibagian equivalency

  4. Pada temen-temen yang sudah mendapatkan renew request tersebut dan menyerahkannya kepihak Higher Education, Maka berkas akan diproses sekitar 2 minggu. Untuk itulah perlu di follow up.

  5. Jika petugas mengatakan bahwa akan di reminder ke Indonesia maka nyatakan bahwa kita sudah dapat reply-nya (verifikasi ijazah kita selesai), Mohon segera diproses. Katakan pada petugas atau Staff disana perihal pembuatan renewal request Higher Education yang baru tersebut atas permintaan dari Madam Nada atau Madam Rowha.

  6. Jika mereka bersikeras (ngotot), Maka masuk ke ruang sebelah yang berhadapan dengan tempat equivalency dengan menemui madam Rawha. Disana jangan semua orang masuk (cukup perwakilan saja), Hal ini untuk menghindari krowdit yang dapat membuat marah Staff disana.

  7. Pada temen-temen yang verifikasi ijazahnya dinyatakan belum mendapat replay dari Indonesia (selain 138 nama tersebut), maka tetap membuat renewal request verifikasi sesaui prosedur diatas.
INNA-K akan menindaklanjuti bagi yang belum selesai hingga mendapatkan informasi yang jelas mengenai kendalanya dan berusaha menyelesaikan verifikasinya.

Kepada anggota INNAK yang ikut verfikasi ijazah dan belum mendapatkan reply harap tetap bersabar karena TIM Verifikasi akan selalu mem-follow up ke Higher Education, jika ada hal yang perlu ditanyakan silahkan menghubungi TIM verifikasi INNA-K.


Daftar Nama 138 Perawat Yang Dimaksud : Download.


INNA-K

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 12:27 AM | 2 comments ShareThis



WWW.SMART-PIN-KUWAIT.BEC.BNI

Contact Us at email : admin@inna-k.org or Call: +96560739733